Polisi Tak Ajak KPK untuk Usut Korupsi Proyek Underpass Bandara

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 13 Maret 2018 | 11:57 WIB
Polisi Tak Ajak KPK untuk Usut Korupsi Proyek Underpass Bandara
Sejumlah petugas gabungan dari badan SAR dan Pemadam Kebakaran Bandara Soetta melakukan evakuasi terhadap korban longsor tembok underpass perlintasan Kereta Bandara Soetta. [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menelusuri dugaan praktik korupsi terkait proyek pembangunan underpass di Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Penyelidikan itu dilakukan menyusul kasus robohnya dinding underpass yang memakan satu korban jiwa.

"Masih proses berjalan. Kan leading sector-nya didukung teman-teman Bareskrim," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta saat dikonfirmasi, Selasa (14/3/2018).

Penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait proyek underpass yang digarap PT. Waskita Karya itu tak melibatkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia menyampaikan, polisi hanya memberikan laporan kepada KPK perihal perkembangan penanganan kasus tersebut.

"Nggak ada KPK. Tapi kita laporan ke KPK," kata dia.

Namun, Adi belum bisa menjelaskan secara rinci apakah polisi telah menemukan indikasi kerugian negara terkait dugaan korupsi dalam proyek underpass tersebut.

Sebab, kata dia, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih menunggu perkembangan penyelidikan kasus tersebut dari penyidik Bareskrim Polri.

"Intinya masih dalam tahap penyelidikan," kata dia.

Sebelumnya, Polres Bandara Soetta telah melimpahkan kasus longsornya underpass Jalan Perimeter Selatan ke Polda Metro Jaya. Alasan pelimpahan lantaran ada indikasi korupsi berkaitan dengan proyek underpass tersebut.

Insiden longsornya dinding underpass di Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soetta terjadi pada Senin (5/2/2018). Dua warga menjadi korban runtuhan bangunan saat melintas menggunakan mobil.

baca juga

Satu korban bernama Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Tangerang, Banten. Sedangkan, rekan Dyah bernama Mutmainah selamat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Periksa Tujuh Saksi Korupsi Underpass Bandara

Polisi Periksa Tujuh Saksi Korupsi Underpass Bandara

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 04:45 WIB

Curiga Dikorupsi, Polisi Periksa Anggaran Proyek Underpass Soetta

Curiga Dikorupsi, Polisi Periksa Anggaran Proyek Underpass Soetta

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 11:05 WIB

Menhub Jamin Konslet Listrik Kereta Bandara Tak Ganggu Perjalanan

Menhub Jamin Konslet Listrik Kereta Bandara Tak Ganggu Perjalanan

Bisnis | Senin, 05 Maret 2018 | 13:43 WIB

Longsor Underpass Soetta, Menhub Minta Kereta Bandara Melambat

Longsor Underpass Soetta, Menhub Minta Kereta Bandara Melambat

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 16:03 WIB

Menhub: Banyak Swasta Asing Berminat Kelola Bandara Indonesia

Menhub: Banyak Swasta Asing Berminat Kelola Bandara Indonesia

News | Sabtu, 03 Februari 2018 | 23:45 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×