FKUB Bali Beberkan Alasan Pemblokiran Medsos saat Nyepi

Dythia Novianty

Jum'at, 16 Maret 2018 | 08:26 WIB
FKUB Bali Beberkan Alasan Pemblokiran Medsos saat Nyepi
Umat Hindu melakukan sembahyang saat perayaan Nyepi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Majelis-majelis Agama telah menyerukan bahwa dalam perayaan Nyepi data seluler atau internet dimatikan selama 24 jam. Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menyatakan, dalam tahun ini yang dimatikan adalah data seluler terutama untuk data media sosial.

Dia mengungkapkan alasan Tahun Baru Saka harus dirayakan dengan cara Nyepi ? Mengapa Jagatraya atau Bali harus sepi pada saat Hari Raya Nyepi ?

“Agar pelaksanaan Hari Raya Nyepi sungguh-sungguh bisa berjalan baik, lancar, aman dalam kedamaian. Sehingga lebih lanjut dapat menciptakan suasana aman, damai, sejahtera, tanpa bencana alam yang dahsyat, tidak terjadi kekacauan bagi Bali dan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat Bali kami mengadakan musyawarah,” jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa hari Raya Nyepi menjadi tonggak penghormatan kepada alam semesta, dengan menjaga dan memeliharanya. Saat Nyepi, alam bernafas lega, tanpa kegaduhan, tanpa gangguan dan tanpa polusi sehingga menjadi tenang dan bahagia.

“Kekuatan alam yang bahagia itulah disebut Somia. Dengan demikian, Hari Raya Nyepi yang didahului oleh Tawur Agung Kesanga adalah untuk kerahayuan dan kesejahteraan jagat, untuk semua mahluk hidup dan semua umat manusia," paparnya.

Dia menerangkan, Hari Raya Nyepi diprioritaskan diatas hari raya yang lain. Seandainya harinya jatuh bersamaan seperti saat ini yang jatuh bersamaan dengan Hari Saraswati dan harus terlaksana dengan baik.

“Karena jagat Bali harus sepi, maka mau tidak mau setiap orang harus menjaga agar Bali sungguh-sungguh sepi pada saat Hari Raya Nyepi. Semua umat sangat diharap untuk selalu waspada, eling dan tetap dalam pengendalian diri, khususnya bagi umat Hindu untuk nyomia karakter bhuta yang terdapat pada diri kita masing masing,” terangnya.

Dia menjelaskan bahwa Karate Bhuta, yaitu yang berupa Sad Ripu (enam musuh dalam diri sendiri) yaitu ada hawa nafsu, kelobaan, kemarahan, kebingungan, kemabukan dan sifat iri hati, dan Sapta Timira (Tujuh kegelapan diri atau kemabukan) yaitu karena ketampanan/kecantikan, karena kekayaan, karena kepandaian, karena kebangsawanan, karena keremajaan, karena keberanian dan karena kemenangan.

“Kedua unsur sifat Bhuta dalam diri kita ini cenderung membangkitkan Sad Atatayi, yaitu enam perbuatan jahat yang terdiri dari perbuatan yang suka membakar dalam arti merusak, meracun, menyalah gunakan ilmu hitam karena sombong dengan kepandaian ilmu hitamnya, mengamuk karena tak bisa menahan amarah atau dendam, memperkosa, dan memfitnah,”
katanya.

baca juga

Dia menambahkan, atas usulan dari KPID Bali dan disetujui oleh Dinas Kominfo Pemda Bali, serta disetujui oleh Semua Majelis Agama maka diputuskan untuk mematikan jaringan Internet dan Data Cellular.

Menurutnya, alasan mengapa sangat penting untuk mematikan Internet dan Data Cellular adalah setiap hari Raya Nyepi yang sungguh terlaksana dengan sangat sepi, bahkan Bandara, Pelabuhan, Televisi, Radio pun ditutup. Namun, di Media sosial justru sangat ramai bahkan sering terjadi saling provokasi di media sosial. Hal ini sangat tidak mendukung Keheningan Perayaan Hari Raya Nyepi.

Saat hari Raya Nyepi, di Bali tidak ada satupun instansi, lembaga, perusahan, masyarakat yang bekerja, tidak ada yang bertransaksi, kecuali Rumah Sakit untuk kebutuhan gawat darurat.

“Dengan demikian maka pemblokiran Internet, Data Cellular saat Nyepi tidak akan merugikan siapapun disaat Nyepi. Bahkan, akan sangat bermanfaat untuk kekhusukan dan keheningan Hari Raya Nyepi sebagai syarat mutlak untuk Nyomia Bhuta Kala,” ujarnya.

Dia pun menjelaskan jika pihaknya telah diundang Kementerian Kominfo untuk Rapat tentang pemblokiran Internet atau Mobil data Cellular, dalam rangka penyempurnaan pelaksanaan Hari Raya Nyepi.

Acara itu turut dihadiri FKUB Bali termasuk Ketua Ketua Majelis Agama yaitu PHDI, MUI, KEUSKUPAN, MPAG, WALUBI DAN MATAKIN, juga dari Dinas Kominfo dan dari Polda Bali. Peserta Rapat adalah seorang Dirjen Kominfo, seorang Direktur Kementerian Kominfo, beberapa pejabat Kemenkominfo, Direktur Bimas Hindu Kemenag, semua perusahan provider Internet serta peserta lainnya.

“Setelah dipaparkan kebutuhan Alam Bali, kemudian tidak ada perdebatan sama sekali, melainkan semua yang hadir menyatakan siap mendukung pembatasan atau pemblokiran jaringan internet tersebut,” terangnya.

untuk pelaksaan Nyepi, dia menambahkan, yang lebih sempurna adalah memblokir Medsos.

"Medsos kerap menjadi media saling provokasi yang disamping akan sangat mengganggu kekhusukan dan keheningan pelaksanaan Nyepi, juga cendrung berpotensi mengganggu kerukunan antar umat beragama,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa telah disepakati dan diumumkan titik beratnya adalah pemblokiran media sosial. Sedangkan internet yang dimanfaatkan oleh instansi atau lembaga yang bersifat strategis akan diusahakan tetap hidup.

“Untuk pelaksanaan secara tekhnis diserahkan kepada Kemenkominfo dan Para Provider yang akan menindak lanjutinya. Dengan demikian Nyepi tahun ini dapat dipastikan akan bebas dari medsos, sehingga pelaksanaan Nyepi akan lebih khusuk,lebih hening, tujuan me Nyomia Panca Maha Bhuta akan bisa lebih sempurna,” pungkasnya. [Wanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rudiantara: Teknis Nyepi Tanpa Internet Diserahkan ke Operator

Rudiantara: Teknis Nyepi Tanpa Internet Diserahkan ke Operator

Tekno | Jum'at, 16 Maret 2018 | 08:01 WIB

Jelang Nyepi, Ratusan Ogoh-ogoh Bakal Berparade

Jelang Nyepi, Ratusan Ogoh-ogoh Bakal Berparade

Lifestyle | Jum'at, 16 Maret 2018 | 07:17 WIB

Jelang Perayaan Nyepi, Warga Stok Makanan ke Pusat Perbelanjaan

Jelang Perayaan Nyepi, Warga Stok Makanan ke Pusat Perbelanjaan

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 07:00 WIB

Kominfo Dukung Nyepi Tanpa Internet di Bali

Kominfo Dukung Nyepi Tanpa Internet di Bali

Tekno | Rabu, 14 Maret 2018 | 22:00 WIB

Rayakan Nyepi, Jalan Tol di Bali Ditutup Selama 32 Jam

Rayakan Nyepi, Jalan Tol di Bali Ditutup Selama 32 Jam

Bisnis | Rabu, 14 Maret 2018 | 19:20 WIB

Pengamat: Media Online dan Medsos Miliki Peran Penting di Pilkada

Pengamat: Media Online dan Medsos Miliki Peran Penting di Pilkada

News | Senin, 26 Februari 2018 | 07:16 WIB

Terkini

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

×