Bandar Internasional Kepincut Harga Jual Sabu di Indonesia

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 20 Maret 2018 | 19:34 WIB
Bandar Internasional Kepincut Harga Jual Sabu di Indonesia
Diskusi bertajuk Pemerintah Serius Tangani Narkoba di Gedung Serbaguna Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 9, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko mengatakan harga satu gram narkoba jenis sabu-sabu di Indonesia mencapai Rp1,5 juta.

Tingginya harga dan permintaan di Tanah Air, membuat bandar dari sejumlah negara menjadikan Indonesia sebagai target pasar.

"Kenapa narkoba masuk ke Indonesia, karena harga narkoba di Indonesia itu luar biasa tinggi," ujar Heru saat diskusi bertajuk Pemerintah Serius Tangani Narkoba di Gedung Serbaguna Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 9, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Heru menjelaskan, satu gram sabu di Tiongkok dijual sehargaRp20 ribu. Sementara di Iran dijual seharga Rp50 ribu.

Tapi, begitu barang haram tersebut diselundupkan ke Indonesia, harganya naik berpuluh kali lipat.

"Di Indonesia Rp1,5 juta per gram. Ini nilainya luar biasa, sehingga dengan cara apa pun mereka (bandar) ingin masuk ke sini," kata Heru.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Komisi III Arteria Dahlan mengatakan, tingginya harga narkoba di Indonesia karena jumlah pecandu dan pemakainya sudah mencapai 2,5 juta orang.

"Kenapa harga tinggi? Semakin kita kenceng (berantas narkoba) harganya naik. Misal Kapori targetin satu ton (berantas narkoba) bulan ini. BNN tambah satu ton, saya yakin haganya nggak hanya Rp1-2 juta lagi. Bisa Rp3 juta itu. Kenapa? Karena makin susah dapat barngya," tuturnya.

"Karena hampir 1 juta (orang Indonesia) sudah pecandu, yang butuh ini. 1,5 (orang) sudah pemakai rutin, nggak nyandu tapi dia makai," Arteria menambahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jual Sabu, Warga Taiwan Tewas Ditembak BNN di Ancol

Jual Sabu, Warga Taiwan Tewas Ditembak BNN di Ancol

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 09:41 WIB

Hari Ini, Polisi Serahkan Jennifer Dunn ke Kejati DKI

Hari Ini, Polisi Serahkan Jennifer Dunn ke Kejati DKI

Entertainment | Kamis, 15 Maret 2018 | 08:35 WIB

Selundupkan Sabu dan Ekstasi, WN Malaysia Ditembak di Pontianak

Selundupkan Sabu dan Ekstasi, WN Malaysia Ditembak di Pontianak

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 00:00 WIB

Bamsoet: Sindikat Narkoba Internasional Terus Incar Indonesia

Bamsoet: Sindikat Narkoba Internasional Terus Incar Indonesia

News | Senin, 12 Maret 2018 | 05:11 WIB

BNN Temukan Tiga Jenis Narkoba Baru: Tembakau, Tepung, dan Serbuk

BNN Temukan Tiga Jenis Narkoba Baru: Tembakau, Tepung, dan Serbuk

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 16:55 WIB

Terkini

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

×