Tiga Warga Sipil Tewas dalam Drama Penyanderaan di Prancis

Liberty Jemadu

Sabtu, 24 Maret 2018 | 00:45 WIB
Tiga Warga Sipil Tewas dalam Drama Penyanderaan di Prancis
Pasukan elit kepolisian Prancis (GIGN) berjaga-jaga di dekat sebuah toko swalayan di Trebes, Prancis, tempat seorang lelaki bersenjata menyandera sejumlah warga sipil pada Jumat (24/3). [AFP/Eric Cabanis]

Suara.com - Tiga orang tewas dalam drama penyanderaan di Prancis, Jumat (23/3/2018) setelah seorang lelaki bersenjata menyandera sejumlah warga sipil di dalam sebuah toko swalayan. Tersangka pelaku penyanderaan juga tewas dibedil polisi.

Drama penyanderaan itu berakhir setelah polisi menggerebek masuk ke dalam toko swalayan yang terletk di kota Trebes, di Prancis bagian selatan dan menembak mati pelaku.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerard Collomb mengatakan bahwa pelaku sebenarnya sudah dikenal oleh penegak hukum lokal sebagai bandit yang biasa melakuan kejahatan kecil dan tak memiliki hubungan dengan kelompok teroris berlatar Islam.

"Ia dikenal sering melakukan kejahatan kecil. Kami pernah memantaunya dan mengira dia tak terpengaruh kelompok radikal. Dia dikenal memiliki obat-obatan terlarang, kami tak bisa mengatakan bahwa ia adalah orang radikal yang bisa melakukan sebuah serangan seperti ini," jelas Collomb.

Menurut Collomb, pelaku membunuh korban pertamanya ketika ia mencuri mobil di Carcassone. Korban ditembaknya di kepala.

Ia kemudian menembak seorang polisi, sebelum masuk ke dalam toko swalayan dan menyadera orang-orang di dalamnya. Ia tiba di toko swalayan itu sekitar pukul 11 pagi.

Wali Kota Trebes, Eric Menassi, kepada televisi lokal mengatakan bahwa pelaku meneriakkan takbir ketika memasuki toko swalayan tersebut. Di dalam toko itu dia kemudian menembak mati dua korban lagi.

Media-media Prancis juga mengatakan bahwa pelaku penyanderaan menuntut agar Salah Abdeslam - terduga teroris yang melancarkan serangan di Paris pada 2015 dan menewaskan 130 orang - dibebaskan dari penjara. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terduga Anggota ISIS Sandera Warga Sipil di Toko Swalayan Prancis

Terduga Anggota ISIS Sandera Warga Sipil di Toko Swalayan Prancis

News | Jum'at, 23 Maret 2018 | 18:30 WIB

Eks Presiden Prancis Bantah Pernah Terima Uang dari Khadafi

Eks Presiden Prancis Bantah Pernah Terima Uang dari Khadafi

News | Jum'at, 23 Maret 2018 | 14:34 WIB

Dituduh Terima Uang dari Khadafi, Eks Presiden Prancis Ditangkap

Dituduh Terima Uang dari Khadafi, Eks Presiden Prancis Ditangkap

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 14:40 WIB

Jual Senjata di Gaza, Pegawai Konsulat Prancis Ditahan Israel

Jual Senjata di Gaza, Pegawai Konsulat Prancis Ditahan Israel

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 13:52 WIB

Prancis Beda Respon dari AS Soal Peracun Mata-mata di Inggris

Prancis Beda Respon dari AS Soal Peracun Mata-mata di Inggris

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 07:10 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×