Rampok Sadis dan Bunuh Anak-anak, Lilik Tewas Diberondong Peluru

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 April 2018 | 06:30 WIB
Rampok Sadis dan Bunuh Anak-anak, Lilik Tewas Diberondong Peluru
Ilustrasi seorang memegang pistol. [Shutterstock]

Suara.com - Misran alias Lilik (40) meregang nyawa setelah polisi memberonndong lima butir timah panas ke tubuhnya. Lilik sudah lama diburu polisi karena kasus pembunuhan.

Dia melakukan belasan kali kejahatan dengan merampok dan membunuh. Salah satunya menembak mati anak korban yang dirampoknya.

Penangkapan tersangka dilakukan di rumahnya di Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Rabu (4/4/2018). Lantaran mencoba melarikan diri, dia ditembak polisi. Tiga peluru bersarang di punggung, satu di tangan, dan satu lubang di dada.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan pelaku menjadi otak perampokan di rumah korban Bahrin di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) 2013 silam. Selain menguras harta benda, pelaku juga menembak mati anak korban.

"Pelaku ini sudah lama buron, keberadaannya diketahui setelah tiga tersangka kita tangkap. Karena mau kabur dan tidak peduli peringatan, kita tembak dan akhirnya mati," ungkap Zulkarnain, Kamis (5/4).

Pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Sukarame Palembang karena ada sebelas laporan kejahatan yang dilakukannya. Semuanya adalah pencurian dengan kekerasan.

"Untuk TKP di OKU Timur itu, ternyata sebelumnya pelaku pernah merampok korban yang sama. Artinya mereka dua kali merampok korban," ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi masih memburu empat pelaku, diantaranya berinisial SD, AY, dan SH. Sebelumnya, petugas meringkus empat tersangka.

"Ke manapun mereka kabur pasti kita tangkap, hidup atau mati," tegasnya.

baca juga

Dalam kasus itu petugas awalnya meringkus seorang ibu rumah tangga, Dewi (32), saat bermain HP hasil rampokan suaminya, Suwandi (36), di Desa Telang, Kecamatan Mekar Sari, Kabupaten Banyuasin.

Dari keterangan Dewi, polisi akhirnya meringkus suaminya, Suwandi, dan secara berturut-turut ditangkap juga dua komplotannya, Romli (37) dan Rusdi (37). Kaki ketiga tersangka ditembak polisi lantaran berupaya melawan. (Andhiko)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyanderaan Berdarah Lebak Bulus, Ini Kesaksian Istri Korban

Penyanderaan Berdarah Lebak Bulus, Ini Kesaksian Istri Korban

News | Kamis, 05 April 2018 | 22:08 WIB

Korban Tewas Penyanderaan di Lebak Bulus Purnawirawan TNI AL

Korban Tewas Penyanderaan di Lebak Bulus Purnawirawan TNI AL

News | Kamis, 05 April 2018 | 22:00 WIB

Penyanderaan Lebak Bulus, Kakek Hunaedi Dibunuh saat Salat Magrib

Penyanderaan Lebak Bulus, Kakek Hunaedi Dibunuh saat Salat Magrib

News | Kamis, 05 April 2018 | 21:35 WIB

Diduga Dirampok, Pria Tua di Lebak Bulus Tewas Kehabisan Darah

Diduga Dirampok, Pria Tua di Lebak Bulus Tewas Kehabisan Darah

News | Kamis, 05 April 2018 | 21:21 WIB

Diduga Dirampok, Kakek 71 Tahun Bersimbah Darah di Lebak Bulus

Diduga Dirampok, Kakek 71 Tahun Bersimbah Darah di Lebak Bulus

News | Kamis, 05 April 2018 | 20:35 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×