Bos Abu Tours Kukuh Merasa Tak Selewengkan Dana Jemaah Umrah

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 09 April 2018 | 17:10 WIB
Bos Abu Tours Kukuh Merasa Tak Selewengkan Dana Jemaah Umrah
Polda Sulawesi Selatan menggelar perkara penetapan CEO Abu Tours sebagai tersangka penipuan umrah murah yang rugikan jemaah Rp1,8 triliun, Jumat (23/3/2018). [Suara.com/salviah ika padmasari]

Suara.com - Direktur Utama PT Amanah Bersama (Abu Tours) Hamzah Mamba, membantah menyelewengkan dana puluhan ribu calon jemaah umrah senilai Rp1,4 triliun.

Hamzah mengklaim, dirinya tak mampu memberangkatkan calon jemaah umrah biro perjalanannnya itu karena ada kegagalan manajemen perusahaan.

Klaim Hamzah itu disampaikannya melalui tim kuasa hukumnya, yakni Hendro Saryanto dan Kanon Armiyanto dalam konferensi pers di Gedung Wira Usaha, Kuningan, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Hendro menjelaskan, kegagalan manajemen itu berawal pada tahun 2014, ketika kompetitor memberikan harga paket umrah murah mulai dari angka Rp12 juta sampai Rp16 juta.

Alhasil, untuk mempertahankan bisnisnya, Hamzah menjual paket umrah biro perjalanannya juga dengan harga murah.

"Pada saat itu ada beberapa travel yang banting harga, dia kasih harga Rp12 juta, Rp13 juta, Rp14 juta. Pada saat itu, Abu Tours sudah menjual harga umrah itu reguler, tapi karena travel lain sudah banting harga, akhirnya ikut," ujar Hendro.

Karenanya, Hendro justru mempertanyakan peranan pemerintah yang seharusnya membuat regulasi mengenai standarisasi harga paket umrah.

"Regulator (Kemenag) tidak ada pembatasan harga, jadi mau tidak mau, suka tidak suka, setiap biro perjalanan harus mengikuti biaya tersebut. Dia (Hamzah) juga akhirnya menjual dengan harga promo," katanya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mengupayakan agar jemaah yang sudah mendaftar tetap bisa berangkat ke tanah suci untuk berwisata religi.

baca juga

"Karena dia harus tutup lobang gali lobang untuk memberangkatkan jemaah, akhirnya, semua properti yang dia miliki dijaminkan. Ada yang dijual juga. Maka properti yang sekarang disita, saya yakin betul itu dalam jaminan bank atau pihak lain. Karena itu semua untuk pemberangkatan jemaah," klaimnya.

Selain itu, Hendro juga mengklaim kegagalan manajemen Abu Tours juga disebabkan Hamzah tak memunyai ilmu mumpuni dalam dunia perbisnisan.

"Dalam kajian kami, persoalan ini karena kesalahan dia dalam manajemen bisnis. Semuanya karena keterbatasan pengetahuan dan ilmu dia sendiri,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Sita Aset Belasan Miliar Milik Abu Tours Cabang Depok

Polisi Sita Aset Belasan Miliar Milik Abu Tours Cabang Depok

News | Kamis, 05 April 2018 | 11:57 WIB

Polda Sulsel Sita Rumah Rp7 Miliar CEO Abu Tours di Depok

Polda Sulsel Sita Rumah Rp7 Miliar CEO Abu Tours di Depok

News | Rabu, 04 April 2018 | 23:45 WIB

Bos Abu Tours Kembali Dilaporkan Menipu Dana Calon Jemaah Umrah

Bos Abu Tours Kembali Dilaporkan Menipu Dana Calon Jemaah Umrah

News | Rabu, 04 April 2018 | 18:53 WIB

Fraksi PDIP Janjikan Bentuk TGPF First Travel

Fraksi PDIP Janjikan Bentuk TGPF First Travel

News | Senin, 02 April 2018 | 19:37 WIB

Mabes Polri Telisik Peran Kementerian Agama di Kasus Abu Tours

Mabes Polri Telisik Peran Kementerian Agama di Kasus Abu Tours

News | Senin, 02 April 2018 | 16:47 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×