Polri Akan Investigasi Skandal Kebocoran Data Facebook

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 19 April 2018 | 10:54 WIB
Polri Akan Investigasi Skandal Kebocoran Data Facebook
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Bareskrim Polri telah memanggil perwakilan Facebook Indonesia untuk mengkalrifikasi terkait skandal kebocoran data milik lebih dari sejuta penggunannya di Indonesia. Kasus itu masih dalam penyelidikan.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan belum ada pengguna Facebook di Indonesia ataupun pihak lain yang mengadu.

"Sampai sekarang kan juga belum ada pengaduan yang keberatan juga belum ada. Tapi yang dilihat bukan ada atau tidak adanya pengaduan, siapa dalam hal ini yang dirugikan," kata Ari Dono di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018).

Maka itu, pihaknya melakukan investigasi dengan mendalami keterangan pihak Facebook mengenai sejumlah aplikasi.

"Kami perlu melaksanakan investigasi. Investigasi itu bisa terbuka dan tertutup. Yang kemarin kami lakukan itu investigasi terbuka. Kami ingin tahu apa yang dikerjakan facebook ini sebenarnya. Aplikasi - aplikasi yang dibuat sehingga orang tertarik," ujar Ari Dono

"Kemudian membuka identitas dirinya. Berarti siapa saja yang bersangkutan juga siap mempublish pribadinya. Nah, kemudian dipakai orang lain untuk kepentingan lain," Ari menambahkan.

Maka itu, Bareskrim Polri juga akan kembali memanggil pihak Facebook Indonesia. Namun Ari belum menjadwalkan pemeriksaan kembali.

"Mau cari keterangan - keterangan lagi," kata Ari.

Sebelumnya, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari, mengatakan bahwa ia telah menyampaikan informasi-informasi terkait Cambridge Analytica kepada Bareskrim dalam pemeriksaan yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB hingga sekitar pukul 18.00 WIB tadi.

"Intinya untuk sharing informasi yang kami tahu untuk saat ini mengenai Cambridge Analytica. Jadi tadi ada beberapa pertanyaan yang kurang lebih sama seperti kemarin," jelas Ruben yang mewakili Facebook dalam pemeriksaan itu.

Sebelum diperiksa Bareskrim, Facebook telah diundang oleh Komisi I DPR pada Selasa (17/4/2018) untuk menjelaskan tentang kebocoran data milik lebih dari sejuta penggunanya di Indonesia.

Dalam pertemuan itu Facebook dicecar mengenai tanggung jawabnya terhadap keamanan data pengguna di Tanah Air, meski perusahaan media sosial asal Amerika Serikat itu terus-menerus menyalahkan seorang ilmuwan dan devoper asal Inggris bernama Aleksandr Kogan sebagai biang masalah yang sedang menjadi sorotan di dunia itu.

Kogan diketahui sebagai pakar psikologi dari Universitas Cambridge Inggris yang menciptakan aplikasi Facebook bernama "This is your Digital Life". Lewat aplikasi itu Kogan mengumpulkan data-data pengguna dan kemudian menyerahkannya kepada Cambridge Analytica, sebuah perusahaan konsultan politik yang merancang kampanye Donald Trump dalam pemilihan umum 2016 lalu di Amerika Serikat.

Kogan diketahui berhasil mengumpulkan lebih data pribadi dari sekitar 80 juta pengguna Facebook di dunia, termasuk lebih dari sejuta di Indonesia.

Meski demikian, Kogan dalam berbagai kesempatan mengatakan aksinya itu diketahui oleh Facebook dan itu merupakan praktik yang biasa dilakukan oleh para developer aplikasi di Facebook. Facebook membantah memiliki kesepakatan atau ikatan dengan Kogan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UMKM Tolak Rencana Pemerintah Blokir Facebook

UMKM Tolak Rencana Pemerintah Blokir Facebook

Bisnis | Kamis, 19 April 2018 | 10:33 WIB

Usai Diperiksa Bareskrim, Facebook Bicara Soal Ancaman Penutupan

Usai Diperiksa Bareskrim, Facebook Bicara Soal Ancaman Penutupan

Tekno | Rabu, 18 April 2018 | 21:06 WIB

Lima Jam Diperiksa Bareskrim, Facebook Beri Penjelasan Singkat

Lima Jam Diperiksa Bareskrim, Facebook Beri Penjelasan Singkat

Tekno | Rabu, 18 April 2018 | 20:04 WIB

Facebook Diperiksa Bareskrim Sejak Rabu Siang

Facebook Diperiksa Bareskrim Sejak Rabu Siang

Tekno | Rabu, 18 April 2018 | 18:07 WIB

Main Facebook sampai Lupa Anak, Hariom Cekik Istri hingga Tewas

Main Facebook sampai Lupa Anak, Hariom Cekik Istri hingga Tewas

News | Rabu, 18 April 2018 | 17:17 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB