Transfer ke Daerah di RAPBN 2027 Naik 5,5 Persen

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:26 WIB
Transfer ke Daerah di RAPBN 2027 Naik 5,5 Persen
Kementerian Keuangan merencanakan anggaran Transfer ke Daerah dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 735 triliun, naik 5,5 persen dari 2026. [Dok Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Kementerian Keuangan merencanakan anggaran Transfer ke Daerah dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 735 triliun.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan alokasi tersebut khusus untuk kebutuhan rutin di luar dana rekonstruksi pascabencana.
  • Mendagri Tito Karnavian menyarankan tambahan prioritas TKD bagi daerah berkapasitas fiskal rendah serta wilayah terdampak bencana Sumatera.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merencanakan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 735 triliun. Nilai tersebut naik 5,5 persen dibandingkan dengan outlook tahun 2026 yang sebesar Rp 696,9 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa besaran TKD tersebut murni untuk alokasi rutin daerah dan belum memperhitungkan anggaran khusus rekonstruksi pascabencana.

"Alokasi Rp735 triliun ini di luar dana rekonstruksi. Kami akan terus memantau kondisi keuangan setiap daerah dari bulan ke bulan. Jika di tengah jalan diperlukan penambahan anggaran, kita akan tambah seperti mekanisme yang sudah berjalan," ujar Purbaya  pada Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta pada Jumat (14/8/2026).

Pernyataan Kemenkeu tersebut merespons usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta agar penentuan TKD 2027 memprioritaskan daerah dengan kapasitas fiskal rendah serta wilayah terdampak bencana, khususnya pemulihan pascabencana di Sumatera.

Tito memaparkan bahwa dari total anggaran pemulihan Sumatra sebesar Rp100,1 triliun untuk periode 2026–2028, pemerintah dan DPR telah merencanakan alokasi sebesar Rp 32,9 triliun pada 2027 melalui kementerian/lembaga pusat.

Namun, ia menyarankan Kemenkeu untuk tetap memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah setempat secara langsung melalui tambahan alokasi TKD.

"Saran kami, untuk mempercepat pemulihan di daerah, mereka juga perlu diberikan kekuatan fiskal melalui tambahan TKD secara prioritas. Selain daerah dengan PAD rendah, daerah terdampak bencana di Sumatera harus menjadi fokus utama," kata Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya dan Bahlil Sebaiknya Beri Subsidi Langsung ke Orang Ketimbang BBM

Purbaya dan Bahlil Sebaiknya Beri Subsidi Langsung ke Orang Ketimbang BBM

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Pemerintah Tunda Pungut Pajak Toko Online

Pemerintah Tunda Pungut Pajak Toko Online

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 10:30 WIB

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

×