Dibilang Cuci Tangan di Insiden Sembako Monas, Apa Kata Sandi?

Yazir Farouk, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 03 Mei 2018 | 06:08 WIB
Dibilang Cuci Tangan di Insiden Sembako Monas, Apa Kata Sandi?
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menegaskan Pemerintah Provinsi Jakarta tak cuci tangan ihwal insiden maut pembagian sembako di Monas pada Sabtu (28/4/2018) lalu.

Tuduhan Pemprov cuci tangan sebelumnya disampaikan oleh Politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jakarta Gembong Warsono.

"Kami sangat tidak mencuci tangan. Saya berterima kasih dengan Pak Gembong. Luar biasa perhatian pak Gembong. Kami perlu acungkan jempol. Pak Gembong ini pemerhati salah satu yang terbaik di DPRD. Dan saya sudah bersahabat cukup lama dengan Pak Gembong," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Rabu (2/5/2018) malam.

Membantah tuduhan itu, Sandiaga mengaku telah menginstruksikan Wali Kota Jakarta Utara Husen Murad terkait kebutuhan keluarga korban. Kata Sandi-sapaan akrab Sandiaga-kasus ini harus diusut tuntas.

"Kami terus akan memastikan bahwa kejadian di Monas ini diusut tuntas sesuai harapan. Kami sudah berkoordinasi dengan Walikota Jakarta Utara, untuk memastikan apapun yang dibutuhkan Bu Komariah, dipenuhi Pemprov DKI," katanya menuturkan.

Lebih lanjut, Sandi mengatakan, Pemprov juga akan menunjuk beberapa ahli untuk menelaah insiden tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian.

"Dan kita akan pastikan sanksi-sanksi yang akan diterapkan ke panitia penyelenggara dan tentunya berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Sebelumnya Gembong Warsono menilai Sandiaga Uno terkesan cuci tangan dalam menyikapi insiden pembagian sembako di Monas.

Tuduhan itu disampaikan setelah Sandiaga menduga kegiatan di Monas itu bermuatan politis. Padahal, kata Gembong, Pemprov yang mengeluarkan izin untuk kegiatan itu.

baca juga

Insiden maut di Monas memakan korban dua bocah bernama Mahesa Bin Junaedi (12) dan M Rizky Saputra (10). Acara bagi-bagi sembako itu digelar oleh Forum Untukmu Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Underpass Matraman Jadi Sasaran Aksi Vandal, Ini Kata Sandiaga

Underpass Matraman Jadi Sasaran Aksi Vandal, Ini Kata Sandiaga

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 20:45 WIB

SIAP BOS-BOP, Aplikasi Cegah Kebocoran Dana BOS di Jakarta

SIAP BOS-BOP, Aplikasi Cegah Kebocoran Dana BOS di Jakarta

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 19:36 WIB

Sandiaga Beberkan Dosa-dosa Penyelenggara Sembako Maut di Monas

Sandiaga Beberkan Dosa-dosa Penyelenggara Sembako Maut di Monas

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 17:38 WIB

Ditanya Sembako Maut, DPR Malah Kaitkan Kasus Intimidasi di HI

Ditanya Sembako Maut, DPR Malah Kaitkan Kasus Intimidasi di HI

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 17:10 WIB

Keluarga Korban Sembako Maut Sebut Panitia Tak Tanggung Jawab

Keluarga Korban Sembako Maut Sebut Panitia Tak Tanggung Jawab

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 15:43 WIB

Terkini

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

×