SIAP BOS-BOP, Aplikasi Cegah Kebocoran Dana BOS di Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 02 Mei 2018 | 19:36 WIB
SIAP BOS-BOP, Aplikasi Cegah Kebocoran Dana BOS di Jakarta
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah Bantuan Operasional Pendidikan (SIAP) BOS - BOP berbasis Cash Management System (CMS) Bank DKI. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah Bantuan Operasional Pendidikan (SIAP) BOS - BOP berbasis Cash Management System (CMS) Bank DKI yang diberi nama CMS SIAP BOS BOP.

Aplikasi tersebut untuk untuk pengelolaan dana BOS dan BOP di sekolah-sekolah yang selama ini dilakukan secara manual. Sistem tersebut untuk membantu managemen pendidikan ke depan lebih akuntabel dan transparan serta sesuai dengan program Bank Indonesia yakni cashless (pengurangan penggunaan uang cash).

"Sistem ini penting karena kita fokus untum hadirkan sistem pendidikan yang lengkap dan tuntas. Dulu kerjanya manual. Bendahara antre di bank, bawa uang kemana-mana, sangat bahaya sekali. Sekarang sudah jauh lebih mudah cepat dan realtime," ujar Sandiaga dalam sambutan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Tak hanya itu, Sandiaga mengatakan adanya sistem tersebut dapat menekan kebocoran anggaran. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menjelaskan sistem tersebut juga dapat mencegah penggunaan dana BOS secara manual yang dilakukan Kepala Sekolah.

"Komitmen kami agar anggaran kita tepat sasaran. Tingkatkan pengendalian internal jadi semua pembukuan di sekolah bisa dilakukan lewat sistem mulai dari TK, SD, SLTP, SMU di semua level pendidikan. Jadi Kepala sekolah menghentikan kebiasaan lama, stop gunakan BOS BOP secara manual. Nggak ada lagi BOS pakai cek dan tunai," kata Sandiaga.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi menuturkan aplikasi tersebut terintegrasi dengan beberapa aplikasi Pemprov DKI yang sudah ada, yaitu Sistem Informasi Data Pendidikan (dapodik), Sistem Informasi Perencanaan Sekolah, e-budgeting dan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD).

Melalui implementasi SIAP BOS-BOP kata Kresno, transaksi keuangan masing-masing sekolah, akan diinput ke dalam sistem akuntansi keuangan dan anggaran sekolah, sekaligus terkoneksi secara online dengan sistem Bank DKI sebagai perintah bayar melalui pemindahbukuan rekening.

"Diharapkan sekolah dapat melakukan transaksi keuangan secara mudah, cepat, akuntabel dan sistem pelaporan yang dilakukan bisa secara real time serta dapat dikontrol dengan mudah," tutur Kresno.

Kresno juga menambahkan, dalam hal menjamin keamanan transaksi, pemindahbukuan dana BOS BOP hanya dapat dilakukan jika terdapat persetujuan melalui token bendahara dan token kepala sekolah.

baca juga

"Para bendahara sekolah melalui token bendahara melakukan input transaksi yang telah diverifikasi. Selanjutnya berdasarkan token persetujuan dari Kepala Sekolah, bendahara melakukan perintah pemindahbukuan ke rekening pihak penyedia barang dan jasa. Input transaksi dan perintah pemindahbukuan secara on line dan real time tersebut akan meningkatkan penanggungjawaban dana BOS dan BOP serta meningkatkan kualitas laporan keuangan," ucap Kresno.

Untuk diketahui, Bank DKI menyediakan layanan transaksi mengelola dana BOS dan BOP DKI Jakarta dengan jumlah sekolah negeri yang menerima bantuan sebanyak 2.062 sekolah. Per Maret 2018 jumlah transaksi telah mencapai 141.725 transaksi dengan nominal sebesar Rp425,89 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pekerja PAM Tewas Tertimbun, Sandiaga Panggil Disnaker dan Palyja

Pekerja PAM Tewas Tertimbun, Sandiaga Panggil Disnaker dan Palyja

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 13:46 WIB

Hardiknas 2018, Sandiaga Tegaskan Pendidikan Urusan Semua Pihak

Hardiknas 2018, Sandiaga Tegaskan Pendidikan Urusan Semua Pihak

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 10:11 WIB

Kisah Mahesa dan Rizki, Bocah yang Tewas saat Pembagian Sembako

Kisah Mahesa dan Rizki, Bocah yang Tewas saat Pembagian Sembako

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 16:18 WIB

Sandiaga Jembatani Pertemuan Keluarga Bocah yang Tewas dan Panpel

Sandiaga Jembatani Pertemuan Keluarga Bocah yang Tewas dan Panpel

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 09:37 WIB

Sandiaga: Pergub Larangan Berpolitik di CFD Sudah Sejak Era Ahok

Sandiaga: Pergub Larangan Berpolitik di CFD Sudah Sejak Era Ahok

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 08:52 WIB

Terkini

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

×