Debat dengan Penyidik KPK, Fredrich Minta Bantuan Majelis Hakim

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 08 Mei 2018 | 02:28 WIB
Debat dengan Penyidik KPK, Fredrich Minta Bantuan Majelis Hakim
Sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan e-KTP Setya Novanto yang menjerat pengacara Fredrich Yunadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (3/5).

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Komisaris Polisi Rizka Anung Nata dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan terdakwa Fredrich Yunadi.

Rizka adalah salah satu penyidik KPK yang ikut ke kediaman Setya Novanto untuk melakukan penangkapan dan penggeledahan terkait kasus e-KTP.

Dalam persidangan, Fredrich Yunadi terlibat perdebatan yang seru dengan Rizka. Bahkan Fredrich yang tidak tahan dengan jawaban Rizka langsung meminta bantuan majelis hakim.

Hal itu bermula ketika mantan pengacara Setya Novanto tersebut menanyakan kepada Rizka terkait amar putusan praperadilan yang memenangkan Setnov di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fredrich yang terus mengajukan pertanyaan yang sama merasa frustasi, karena Rizka selalu memberikan jawaban uang kurang memuaskan.

"Amar putusan praperadilan sudah dilaksanakan KPK?" tanya Fredrich kepada Rizka di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018).

"Oh saya nggak paham itu pak," jawab Rizka.

"Loh saudara sebagai penyidik nggak  paham amar putusannya?" tanya Fredrich dengan nada keheranan.

"Kalau saya merasakan amar putusan itu saya tidak paham. Saya hanya ditugasi oleh pimpinan, sprin (surat perintah) saya nomor sekian-sekian, kamu menjadi penyidik pak Setya Novanto," kata Rizka seraya meniru pernyataan pimpinan KPK.

"Jadi kenapa sekarang saudara saksi mengatakan tidak tahu?" tanya Fredrich.

baca juga

"Bukan tidak tahu, lupa," jawab Rizka.

Mendengar jawaban Rizka yang terus menerus tidak memuaskan Fredrich, dia pun meminta bantuan majelis hakim.

"Pertanyaan saya kan bukan jawaban itu. pertanyaan saya, mohon yang mulia jelaskan?" kata Fredrich meminta kepada majelis hakim.

Setelah mendegar jawaban dari saksi Rizka, hakim pun menengahi perdebatan keduanya.

"Saksi memang tidak tahu, sudah disumpah, resikonya tentu sumpahnya," kata hakim.

Perseteruan Fredrich dengan Rizka sebenarnya sudah mulai ketika mantan pengacara Setya Novanto tersebut mengajukan pertanyaan pertama kepada Rizka. Saat itu, Fredrich mengulang pernyataan Rizka yang mengatakan mengenal Fredrich pada tanggal 16 November 2018, padahal keduanya kenal pada tanggal 15 Novermber.

"Saudara saksi, pertama kali kenal saya kapan?," tanya Fredrich.

"Saya tahu bapak itu sejak peristiwa pak Setnov yang memjadi tersangka kemudian kita bertemu pertama kali itu tanggal 15 (November 2017)," jawab Rizka.

"Sebab tadi saudara saksi menjawab kenal saya tanggal 16, waktu di rumah sakit?," kata Fredrich lagi.

"Tanggal 15 kita sudah ketemu pak," jawab Rizka dengan tegas.

"Makanya, saudara saksi menjelaskan di depan sidang ini bahwa pertama kali saudara saksi mememui saya itu di rumah sakit tanggal 16?," kata Fredirch.

"Saya jelaskan bahwa saya bertemu dengan pak Fredrich di tanggal 15. Kan saya memperkenalkan diri pada saat itu, bapak juga memperkenalkan diri kepada saya," jawab Rizka.

"Keterangan tanggal 16 diubah jadi tanggal 15?," tanya Fredrich lagi.

"Saya menjelaskan bahwa saya bertemu pak Fredrich di tanggal 15," jawab Rizka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kadis Lamteng Didakwa Menyuap DPRD Rp 9,6 Miliar Bersama Bupati

Kadis Lamteng Didakwa Menyuap DPRD Rp 9,6 Miliar Bersama Bupati

News | Senin, 07 Mei 2018 | 20:36 WIB

Ini Langkah-langkah Sri Mulyani Usai Pegawainya Ditangkap KPK

Ini Langkah-langkah Sri Mulyani Usai Pegawainya Ditangkap KPK

News | Senin, 07 Mei 2018 | 20:28 WIB

KPK Tidak Bebaskan Keponakan Setya Novanto, Penahanan Berlanjut

KPK Tidak Bebaskan Keponakan Setya Novanto, Penahanan Berlanjut

News | Senin, 07 Mei 2018 | 20:08 WIB

Hakim Penasaran, Kenapa KPK Ingin Sekali Menangkap Setya Novanto?

Hakim Penasaran, Kenapa KPK Ingin Sekali Menangkap Setya Novanto?

News | Senin, 07 Mei 2018 | 18:10 WIB

Sri Mulyani Minta KPK Tangkap Calo Anggaran di Kementeriannya

Sri Mulyani Minta KPK Tangkap Calo Anggaran di Kementeriannya

News | Senin, 07 Mei 2018 | 16:34 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir

4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!

Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial

Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP

Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:52 WIB

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Surakarta | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:00 WIB

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

Kaltim | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:56 WIB

×