Ditutup Total, Hanya Kapolri dan Densus Bisa Lewat Mako Brimob

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 09 Mei 2018 | 12:26 WIB
Ditutup Total, Hanya Kapolri dan Densus Bisa Lewat Mako Brimob
Jalan akses ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Keributan yang dilakukan oleh sejumlah narapidana rumah tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat mengakibatkan jalan akses menuju Mako Brimob ditutup total. Sekira ratusan meter dari pintu masuk Mako Brimob, baik ke arah Jalan Raya Bogor dan arah menuju ke Depok ditutup tanpa ada satupun kendaraan dan warga sipil yang bisa melintas.

Salah seorang anggota Polisi yang berjaga di lampu merah jalan M Yasin sebelum Mako Brimob dari arah Depok mengatakan yang bisa melewati jalan hanya Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian dan Tim Detasemen Khusus (Densus 88).

"Tidak bisa lewat, semuanya ditutup, hanya Kapolri dan Tim Densus yang bisa masuk," katanya sambil mengatur lalu lintas di perempatan jalan M Yasin, Rabu (9/5/2018).

Pantauan Suara.com, polisi menutup jalan mulai dari lampu merah sebelum masuk SPBU yang berada dekat dengan Mako Brimob. Sepanjang jalan yang jauhnya sekira ratusan meter tersebut, hanya ada aparat kepolisian yang berdiri tegap mengenakan seragam dan bersenjata lengkap.

Warga sipil dilarang melintas, terutama setelah melewati SPBU. Pasalnya, persis di depan SPBU terdapat sejumlah aparat Kepolisian yang siap mengecek dan menahan orang untuk masuk lebih jauh mendekati pintu masuk Mako Brimob.

Melewati area SPBU sedikit terdapat dua buah kendaraan barracuda yang selalu siaga. Di sekitarnya berdiri sejumlah aparat kepolisian.

Selain itu, dua buah helikopter milik kepolisian juga terus melintas di atas kawasan Mako Brimob. Keduanya terus memantau situasi dari udara.

Akibat ditutupnya jalan utama menuju jalan Raya Bogor dan ke Jalan Margonda Depok ini, SPBU yang berada di dekat Mako Brimob tak beroperasi. Begitu pula dengan sejumlah toko dan kantor yang berada di sepanjang jalan tersebut.

Diketahui, pada Rabu (9/5/2018) dini hari tadi terjadi keributan yang dilakukan oleh sejumlah napi di Mako Brimob. Mereka merusak sejumlah fasilitas dan menyebabkan sejumlah aparat kepolisian luka-luka.

Belum diketahui penyebab pasti terjadinya keributan tersebut. Namun, diduga hal itu terjadi karena nasi yang dibawakan oleh keluarga napi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mako Brimob Rusuh, Tahanan di Polda Bersahutan Teriak Takbir

Mako Brimob Rusuh, Tahanan di Polda Bersahutan Teriak Takbir

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 11:51 WIB

Mako Brimob Rusuh, Fahri Hamzah Sindir Perlakuan Istimewa ke Ahok

Mako Brimob Rusuh, Fahri Hamzah Sindir Perlakuan Istimewa ke Ahok

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 11:42 WIB

Kodam Jaya Ungkap Rumah Dinas Kostrad Dijadikan Kost-kostan

Kodam Jaya Ungkap Rumah Dinas Kostrad Dijadikan Kost-kostan

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 11:30 WIB

Detik-detik Napi Mengamuk karena Masalah Nasi di Mako Brimob

Detik-detik Napi Mengamuk karena Masalah Nasi di Mako Brimob

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 10:56 WIB

Kerusuhan di Mako Brimob Berawal dari Masalah Titipan Nasi

Kerusuhan di Mako Brimob Berawal dari Masalah Titipan Nasi

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 10:36 WIB

Terkini

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

×