Mako Brimob Rusuh, Fahri Hamzah Sindir Perlakuan Istimewa ke Ahok

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Rabu, 09 Mei 2018 | 11:42 WIB
Mako Brimob Rusuh, Fahri Hamzah Sindir Perlakuan Istimewa ke Ahok
Basuki Tjahaja Purnama. (Sumber: Instagram)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKS Fahri Hamzah menduga ada perlakuan yang tak adil terhadap semua tahanan di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok. Sehingga kerusuhan pecah di sana, Selasa (8/5/2018) malam.

Fahri menyinggung soal perlakuan terhadap Mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Saat ini Ahok dipenjara di sana karena kasus penistaan agama.

Tapi status Ahok sebagai tahanan titipan. Seharusnya Ahok dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan (LP). Menurut Fahri, itu menimbulkan rasa ketidakadilan penegak hukum bagi tahanan lainnya.

"Itu yang saya bilang, kadang-kadang kalau kita kritis itu ya. Ini mungkin ada perasaan juga, perlakukan yang kurang adil. Misalnya begitu, kan kita tahu kemarin itu ada peristiwa seorang pejabat yang tidak mau dipindahkan ke LP kan," kata Fahri di DPR, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Menurut Fahri, perasaan tak adil bisa memancing orang untuk melakukan tindakan perlawanan.

"Karena itu saya sering mengulang-ulang kata-kata ini ya, tidak cukup menjadi adil terutama bagi penegak hukum, tapi dia harus nampak adil, keadilan itu harus kasat mata supaya dia memberikan keinsafan, memberikan kepuasan, kepastian dan perasaan diperlakukan sama di depan hukum," tutur Fahri.

"Itu evaluasi below the line-nya. Bahwa aparat penegak hukum tidak cukup berbuat adil, tapi harus nampak berbuat adil. Nah itu kadang-kadang harus dievaluasi, kenapa orang marah?" tambah Fahri.

Lebih lanjut, Fahri mengatakan, jika aparat menggunakan azaz kepastian hukum serta prinsip kesamaan di depan hukum, maka seharusnya Ahok dipindahkan ke LP. Hanya saja dia menilai aparat penegak hukum semacam ada perasaan bersalah karena telah menghukum Ahok atas kasus penodaan agama yang menjerat dirinya.

"Dan itu yang dibaca oleh orang dan itu yang menyebabkan munculnya ketidakpastian. Jadi kenapa dia (Ahok) tidak masuk LP, yang lain masuk LP. Jadi sekali lagi aparat penegak hukum itu tidak cukup berbuat adil, tapi harus nampak berbuat adil," kata Fahri.

baca juga

Untuk diketahui, tadi malam terjadi kerusuhan di Rutan Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat yang melibatkan sejumlah napi dengan aparat kelopolisian. Akibatnya, sejumlah anggota polisi mengalami luka-luka akibat kerusuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kodam Jaya Ungkap Rumah Dinas Kostrad Dijadikan Kost-kostan

Kodam Jaya Ungkap Rumah Dinas Kostrad Dijadikan Kost-kostan

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 11:30 WIB

Detik-detik Napi Mengamuk karena Masalah Nasi di Mako Brimob

Detik-detik Napi Mengamuk karena Masalah Nasi di Mako Brimob

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 10:56 WIB

Kerusuhan di Mako Brimob Berawal dari Masalah Titipan Nasi

Kerusuhan di Mako Brimob Berawal dari Masalah Titipan Nasi

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 10:36 WIB

Polri Pastikan Belum Ada Korban Meninggal di Rusuh Mako Brimob

Polri Pastikan Belum Ada Korban Meninggal di Rusuh Mako Brimob

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 02:25 WIB

Tahanan di Mako Brimob Rusuh, Polri: Sudah Dapat Dikendalikan

Tahanan di Mako Brimob Rusuh, Polri: Sudah Dapat Dikendalikan

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 02:08 WIB

Terkini

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:55 WIB

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB