Eks Teroris: Barang Bukti Senjata di Mako Brimob Tak Dijaga Ketat

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 10 Mei 2018 | 13:19 WIB
Eks Teroris: Barang Bukti Senjata di Mako Brimob Tak Dijaga Ketat
Anggota kepolisian menggelar penjagaan ketat di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5). [Antara]

Suara.com - Seorang mantan terpidana kasus terorisme, Zen Effendi mengungkap keadaan Markas Komando Brimob (Mako Brimob) di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dia ungkap cara para napi teroris mendapatkan senjata untuk melawan Densus 88 sejak, Selasa (8/5/2018) lalu.

Dalam wawancara di Channel Youtube Mata Najwa, Zen Effendi mengatakan jika napi teroris mendapatkan senjata bukan dari gudang senjata Mako Brimob. Sejak jaraknya jauh.

Mereka mendapatkan senjata dari ruang penyidik dekat blok tahanan A. Di sana tersimpan barang bukti sitaan senjata.

"Soalnya dari Rutan Mako Brimob ke gudang senjata, jaraknya cukup jauh. Yang saya tahu napi teroris ini masih ada di rutan," kata Zen.

Dia mengungkapkan selama dipenjara di Mako Brimob, tempat penyimpanan barang bukti senjata tidak ketat atau tidak dijaga khusus.

"Analisa saya itu senjata-senjata yang dijadikan barang bukti polisi untuk kasus-kasus teroris yang selama ini ada di Indonesia, kasus Aceh dan Poso. Barang bukti itu disimpan di ruang penyidik yang dekat dengan blok A narapidana," katanya.

"Barang bukti, baik senjata dan buku-buku ditaruh di ruang penyidik itu. Pengamanan di situ tidak ketat," tutupnya.

Sebelumnya, Komandan Korps Brimob Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi mengatakan, para narapidana teroris yang melakukan penyanderaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat sempat mengusai senjata dan bom rakitan selama penyanderaan berlangsung.

Hal tersebut diketahui saat dilakukan penggeledahan ketika para narapidana ini menyerahkan diri tanpa syarat.

baca juga

Rudy menjelaskan, sejata dan bom rakitan tersebut didapat dari barang sitaan. Barang sitaan tersebut sedianya akan disimpan di gudang ruang pemeriksaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Mulai Olah TKP Pasca Rusuh Napi Teroris di Mako Brimob

Polisi Mulai Olah TKP Pasca Rusuh Napi Teroris di Mako Brimob

News | Kamis, 10 Mei 2018 | 12:28 WIB

Napi Rampas Kembali Barang Sitaan Berupa Bom Rakitan dan Senjata

Napi Rampas Kembali Barang Sitaan Berupa Bom Rakitan dan Senjata

News | Kamis, 10 Mei 2018 | 12:26 WIB

5 Brimob Dihabisi Napi Teroris, Ari Wibowo: Jangan Kasih Ampun...

5 Brimob Dihabisi Napi Teroris, Ari Wibowo: Jangan Kasih Ampun...

Entertainment | Kamis, 10 Mei 2018 | 12:22 WIB

Lelaki Berkursi Roda Terborgol Dikawal Ketat di RS Polri

Lelaki Berkursi Roda Terborgol Dikawal Ketat di RS Polri

News | Kamis, 10 Mei 2018 | 12:08 WIB

Wiranto: Bukannya Insaf, Napi Teroris Malah Melakukan Kekejaman

Wiranto: Bukannya Insaf, Napi Teroris Malah Melakukan Kekejaman

News | Kamis, 10 Mei 2018 | 11:27 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×