Polisi Riau Naik Pangkat Setelah Tembak Mati Teroris

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 17 Mei 2018 | 13:02 WIB
Polisi Riau Naik Pangkat Setelah Tembak Mati Teroris
Kapolri Jenderal Tito Karnavian di lokasi pengeboman tiga gereja Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan berupaya kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada dua personel Polda Riau yang menembak mati empat tersangka teroris.

Kapolri menyematkan langsung penghargaan tersebut kepada dua personel Polda Riau masing-masing Komisaris Besar Polisi Rudi Syarifudin dan Brigadir Kepala Polisi JB Panjaitan.

"Kombes Rudi, beliau Dirlantas yang berhasil tembak mati tiga tersangka (teroris) sekaligus," kata Kapolri di Riau.

Kapolri memberikan penghargaan berupa kenaikan kepada Kombes Rudi Syarifudin menjadi bintang satu atau Brigadir Jenderal Polisi. Namun, dia mengatakan saat ini belum tersedia jabatan bagi bintang satu sehingga untuk sementara dia mengatakan Kombes Rudi menerima pin emas.

"Saya inginnya KPLB tapi karena ruang jabatan belum tersedia untuk bintang satu. Sementara kita berikan pin emas," ujarnya.

Kombes Rudi Syarifudin merupakan anggota Polda Riau yang menjabat sebagai Direktur Lalu Lintas. Pada saat kejadian, Dirlantas berhasil menembak mati tiga dari empat tersangka teroris sekaligus. Sementara Brigadir Kepala JB Panjaitan yang memperoleh kenaikan pangka menjadi Ajun Inspektur Dua (Aipda) merupakan anggota PS Hartip II Provost Polda Riau.

Serangan teroris Rabu (16/5/2018) pagi kemarin itu, JB Panjaitan yang biasa bertugas jaga di lobi Mapolda Riau berhasil menembak mati salah satu tersangka.

"Brigadir Panjaitan yang saat itu sedang jaga, berani ambil langkah. Kemudian satu tersangka berhasil ditemba mati. Maka saya berikan juga penghargaan KPLB dari Brigadir menjadi Ajun Inspektur Dua," jelas Kapolri.

Lebih jauh, selain dua personel berprestasi di atas, Kapolri juga memberikan penghargaan KPLB kepada dua personel yang terluka dalam insiden serangan tersebut. Kompol Farid Abdullah, personel Bidkum Polda Riau yang terluka pada bagian kepala belakang memperoleh kenaikan pangkat menjadi AKBP Farid Abdullah. Kemudian Brigadir John Hendrik anggota Propam Polda Riau menerima kenaikan pangkat menjadi Aipda.

Sementara anggota Polda Riau Ipda Auzar yang gugur dalam insiden serangan teroris tersebut terlebih dahulu menerima kenaikan pangkat menjadi Iptu Luar Biasa Anumerta Auzar.

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman RiauOnline.co.id yang merupakan media jaringan Suara.com di daerah dengan judul "Tembak Mati Teroris, Kapolri Naikkan Pangkat Personel Polda Riau"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Empat Terduga Teroris yang Menyerang Polda Riau

Profil Empat Terduga Teroris yang Menyerang Polda Riau

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 12:01 WIB

Wakapolri: Serangan Teroris Polda Riau Terkait Rusuh Mako Brimob

Wakapolri: Serangan Teroris Polda Riau Terkait Rusuh Mako Brimob

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 11:40 WIB

Tewas Ditabrak Teroris, Ipda Auzar Dapat Santunan Rp400 Juta

Tewas Ditabrak Teroris, Ipda Auzar Dapat Santunan Rp400 Juta

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 11:26 WIB

Terungkap! Teroris di Riau Mempunyai Rencana Serang Mako Brimob

Terungkap! Teroris di Riau Mempunyai Rencana Serang Mako Brimob

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 19:11 WIB

Isi Lengkap Surat Teroris di Polda Riau: Perangi Tagut atau Azab!

Isi Lengkap Surat Teroris di Polda Riau: Perangi Tagut atau Azab!

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 18:22 WIB

Terkini

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

×