Mendagri Nilai Ideologi Radikal Jadi Ancaman 20 Tahun Reformasi

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 21 Mei 2018 | 14:13 WIB
Mendagri Nilai Ideologi Radikal Jadi Ancaman 20 Tahun Reformasi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Dalam peringatan 20 tahun reformasi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyayangkan adanya usaha dari kelompok-kelompok yang ingin mengubah ideologi negara. Ia melihat hal tersebut sebuah kemunduran.

Tjahjo mengatakan hal tersebut dapat merusak ketentraman kehidupan masyarakat.

"Ada kemunduran, menghalalkan segala cara, ada kelompok-kelompok, perorangan yang ingin mengubah ideologi negara. Ini kan sangat disayangkan," kata Tjahjo di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Senin (21/5/2018).

Ia mewajarkan apabila banyak perbedaan yang muncul di Indonesia, akan tetapi Tjahjo tekankan untuk tidak keluar dari nilai-nilai Pancasila.

"Beda pendapat, beda aliran, beda kepentingan, beda parpol, beda ormas, beda konten pemberitaan tapi dalam koridor negara ini tak bisa lepas dari Pancasila, menjabarkan sila-sila itu harus penting," ujarnya.

Ia mengkhawatirkan adanya perpecahan apabila bangsa masih mempersoalkan perbedaan.

"Negara dengan 714 suku dari berbagai kelompok suku dan agama kalau tidak dirawat dengan baik akan pecah dan embrio ini muncul. Kenapa sih milih kepala daerah saja kok musuhnya macam-macam?" ucapnya.

Selain itu, ia pun menyoroti kasus terorisme yang sedang marak akhir-akhir ini. Tjahjo mengatakan semua pihak berhak untuk menjalankan dakwah-dakwah sesuai dengan kitab masing-masing. Akan tetapi, dakwah tersebut harus sesuai dengan ajaran agama serta kitab yang dianut.

"Kita ada 6 agama yang sah, mari kita rawat kita jaga saling menghormati, gotong royong. Semangatnya, menjaga kebhinekaan, menjaga kemajemukan bangsa, kalau dibiarkan wah bisa rusak ini negara besar loh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Tantangan 20 Tahun Reformasi di Mata Istana Kepresidenan

Begini Tantangan 20 Tahun Reformasi di Mata Istana Kepresidenan

News | Senin, 21 Mei 2018 | 12:10 WIB

Mendagri Buka Suara soal Persekusi Jamaah Ahmadiyah di Lombok

Mendagri Buka Suara soal Persekusi Jamaah Ahmadiyah di Lombok

News | Senin, 21 Mei 2018 | 12:03 WIB

Komnas Perempuan: 20 Tahun Reformasi Tidak Memihak Perempuan

Komnas Perempuan: 20 Tahun Reformasi Tidak Memihak Perempuan

News | Senin, 21 Mei 2018 | 11:30 WIB

Mendagri: Aturan Daerah Hambat Jemaat Ahmadiyah Punya e-KTP

Mendagri: Aturan Daerah Hambat Jemaat Ahmadiyah Punya e-KTP

News | Senin, 21 Mei 2018 | 11:22 WIB

Ketika Anwar Ibrahim Bicara Reformasi di Indonesia dan Malaysia

Ketika Anwar Ibrahim Bicara Reformasi di Indonesia dan Malaysia

News | Senin, 21 Mei 2018 | 01:16 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×