Dalami Kasus Amien Rais, Polisi Libatkan MUI dan Akademisi

Bangun Santoso, Nikolaus Tolen

Kamis, 31 Mei 2018 | 09:38 WIB
Dalami Kasus Amien Rais, Polisi Libatkan MUI dan Akademisi
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais mengklarifikasi pencatutan namanya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan yang melibatkan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, di Jakarta, Jumat (2/6).

Suara.com - Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan berkomunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bisa dilibatkan dalam penyelidikan kasus Amin Rais yang disangkakan telah melakukan ujaran kebencian dan penodaan agama.

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamerta mengatakan, pelibatan MUI di dalam kasus ini untuk membedah apakah ada unsur pelanggaran dari segi agama.

Selain MUI, polisi juga berencana meminta keterangan sejumlah ahli agama dari instansi pemerintah dan akademisi.

"Dari semua pihak, tidak hanya satu orang agar tidak menurut dia. Kita ambil dari berbagai sumber," kata Adi Deriyan, Kamis (31/5/2018).

Adi mengaku polisi sudah melayangkan permohonan kepada ahli-ahli agama yang berkompeten untuk bisa dilibatkan dalam kasus ini. Namun, belum ada satu pun ahli agama yang bersedia memberikan pendapatnya soal kasus Amien Rais.

Penyidik, kata dia, sangat berhati-hati menangani kasus ini karena dianggap sudah masuk ke ranah agama.

Polisi membuka penyelidikan kasus ini setelah Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi melaporkan Amien Rais atas tuduhan menyebarkan ujaran kebencian dan penodaan agama ke Polda Metro Jaya, Minggu (15/4/2018).

Laporan itu dibuat menyusul pernyataan Amien yang menyebut partai Allah dan partai Setan. Pernyataan itu disampaikan Amien saat memberikan tausiah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Dalam kasus tersebut, Amin Rais disangkakan melanggar Pasal 156 a KUHP tentang Penodaan Agama dan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 a ayat 2 Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amien Rais Disarankan Banyak Berzikir daripada Suudzan ke Jokowi

Amien Rais Disarankan Banyak Berzikir daripada Suudzan ke Jokowi

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 09:26 WIB

Fahri: Partai yang Dituduh Ada Kader Komunis Jawab dengan Data

Fahri: Partai yang Dituduh Ada Kader Komunis Jawab dengan Data

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 08:53 WIB

Amien Sebut Jokowi Akan Dilengserkan Allah, Istana Buka Suara

Amien Sebut Jokowi Akan Dilengserkan Allah, Istana Buka Suara

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 08:32 WIB

Amien Sebut Jokowi Bakal Dilengserkan Allah,  Apa Kata Nurmantyo?

Amien Sebut Jokowi Bakal Dilengserkan Allah, Apa Kata Nurmantyo?

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 06:30 WIB

Ngabalin Minta Pendukung PA 212 Copot Amien Rais

Ngabalin Minta Pendukung PA 212 Copot Amien Rais

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 01:12 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×