Konflik Garuda Indonesia, Luhut Minta Negosiasi Rampung Jumat

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 26 Juni 2018 | 08:57 WIB
Konflik Garuda Indonesia, Luhut Minta Negosiasi Rampung Jumat
Pengunjung padati Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jumat (25/9).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberi waktu selama sepekan ini agar Satuan Tugas (Satgas) bisa membahas negosiasi terkait konflik yang terjadi di Garuda Indonesia.

"Saya beri waktu lagi untuk teknis negosiasikan antara sekarang hingga Jumat (29/6/2018)," katanya di Jakarta, Senin (26/6/2018).

Menurut mantan Menko Polhukam itu, sejauh ini pembahasan mengenai masalah internal maskapai penerbangan nasional itu cukup baik.

"Saya kira bagus, tentu pemerintah harus koreksi diri juga tapi dari asosiasi serikat pekerja juga tidak boleh semaunya," tuturnya.

Luhut berharap segera ada titik temu untuk menyelesaikan konflik tersebut karena yang utama adalah kepentingan nasional. Ia juga menyebut seharusnya tidak ada kepentingan nasional yang tercederai akibat masalah internal perusahaan.

"Kan selalu masalah itu mengenai gaji. Nah gaji pilot kita kan bagus antara Rp75 juta sampai Rp150 juta. Jadi tidak ada masalah gaji. Masalahnya menyangkut efisiensi, keamanan dan menyangkut yang seperti itu," pungkasnya.

Terpisah, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pahala Mansury mengatakan pertemuan mediasi yang digelar Senin kemarin dan dihadiri oleh Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kemenko Kemaritiman, Kantor Staf Presiden serta Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Sekarga).

Meski tidak menjelaskan secara gamblang pembahasan dalam mediasi tersebut, Pahala kembali menegaskan manajemen Garuda Indonesia membuka diri untuk berdiskusi demi mencari titik temu kisruh yang ada.

"Apakah terkait dengan kebijakan perusahaan, kebijakan SDM, kita membuka diri. Yang penting layanan kepada masyarakat masih kita jaga bersama agar tidak terjadi gangguan," ujarnya. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Selesaikan Krisis Garuda, Rizal Ramli: Ganti Rini Soemarno

Cara Selesaikan Krisis Garuda, Rizal Ramli: Ganti Rini Soemarno

Bisnis | Senin, 25 Juni 2018 | 17:48 WIB

Rizal Ramli Ungkap Penyebab Garuda Indonesia Dilanda Krisis

Rizal Ramli Ungkap Penyebab Garuda Indonesia Dilanda Krisis

Bisnis | Senin, 25 Juni 2018 | 17:17 WIB

Pilot Ancam Mogok, Ini Alasan Garuda Libatkan TNI AU

Pilot Ancam Mogok, Ini Alasan Garuda Libatkan TNI AU

News | Senin, 11 Juni 2018 | 14:45 WIB

Mesin Bermasalah, Garuda Rute Singapura Terpaksa Kembali ke Soeta

Mesin Bermasalah, Garuda Rute Singapura Terpaksa Kembali ke Soeta

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 14:56 WIB

Anies Segel Pulau Reklamasi, Apa Komentar Luhut?

Anies Segel Pulau Reklamasi, Apa Komentar Luhut?

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 13:46 WIB

Terkini

OPPO Find X10 Kantongi TKDN 46,44 Persen, Registrasi Minat Dibuka di Indonesia

OPPO Find X10 Kantongi TKDN 46,44 Persen, Registrasi Minat Dibuka di Indonesia

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Riset LAB45: Prabowo Jadi Pejabat dengan Blunder Terbanyak Selama Dua Tahun Pemerintahan

Riset LAB45: Prabowo Jadi Pejabat dengan Blunder Terbanyak Selama Dua Tahun Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:35 WIB

ISPA Tembus 601.396 Kasus di Sumbar, Kota Padang Tertinggi

ISPA Tembus 601.396 Kasus di Sumbar, Kota Padang Tertinggi

Sumbar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:33 WIB

8 Cara Mengusir Nyamuk dan Lalat di Rumah secara Alami, Bisa Manfaatkan Serai atau Kemangi

8 Cara Mengusir Nyamuk dan Lalat di Rumah secara Alami, Bisa Manfaatkan Serai atau Kemangi

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:32 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Seniman Sindir Represi dan Anggaran Seni yang Tergeser Program Prioritas

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Seniman Sindir Represi dan Anggaran Seni yang Tergeser Program Prioritas

Jogja | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:32 WIB

Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel

Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Kepada Ilah yang Tak Diketahui: Ketika Manusia Berhadapan dengan Alam dan Keyakinan

Kepada Ilah yang Tak Diketahui: Ketika Manusia Berhadapan dengan Alam dan Keyakinan

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang

Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Bulog Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi, Perluas Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Bulog Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi, Perluas Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Pengiklan Makin Selektif, Media Harus Ubah Strategi Bisnis di Era AI

Pengiklan Makin Selektif, Media Harus Ubah Strategi Bisnis di Era AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:24 WIB

×