Israel Larang Pengungsi Suriah Masuk ke Wilayahnya

Ririn Indriani

Sabtu, 30 Juni 2018 | 09:15 WIB
Israel Larang Pengungsi Suriah Masuk ke Wilayahnya
Warga Suriah mengungsi dari perang saudara. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengungkapkan Israel tidak akan membolehkan alias melarang para pengungsi Suriah memasuki wilayahnya, tapi akan terus memberikan bantuan kemanusiaan bagi mereka.

Lebih dari 120.000 orang di Suriah barat daya terpaksa mengungsi sejak pemerintah Suriah meluncurkan serangan untuk merebut kembali sebuah daerah perbatasan antara Jordania dan Dataran Tinggi Golan, yang diduduki Israel, dari para pemberontak, kata satu kelompok pemantau.

Militer Israel mengatakan semakin banyak warga sipil Suriah terlihat berada di tempat-tempat penampungan pengungsi di Golan bagian Suriah dalam beberapa hari terakhir ini. Militer mengatakan bahwa pihaknya semalam telah mengirim bantuan ke empat lokasi "bagi para warga Suriah yang mengamankan diri dari kekerasan".

Pernyataan Lieberman di Twitter telah menekankan sikap Israel dan diikuti oleh Menteri Energi Yuval Steinitz, yang pada Jumat mengatakan bahwa para pengungsi tidak diperbolehkan masuk.

"Kami memperhatikan secara saksama peristiwa-peristiwa di Suriah selatan. Kita akan menjaga kepentingan keamanan Israel. Seperti biasanya, kita akan siap memberikan bantuan kemanusiaan bagi para warga sipil, perempuan dan anak-anak tapi kita tidak akan menerima pengungsi Suriah ke wilayah kita," tulis Lieberman dilansir dari Reuters yang dikutip Antara.

Israel telah menolak menerima pengungsi dari Suriah dan menuding Iran menempatkan markas militer dan personel di Suriah untuk memanfaatkan negara yang tercabik perang itu sebagai tempat untuk meluncurkan serangan ke Israel.

Namun, Israel telah menerima beberapa ribu warga Suriah sejak 2011, yang datang untuk menjalani perawatan medis. Warga-warga Suriah yang cedera telah dirawat di rumah-rumat sakit lapangan, yang didirikan di sepanjang perbatasan dengan Suriah di Golan, serta di rumah-rumah sakit Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terancam Bangkrut, Israel Cabut Larangan terhadap Turis Indonesia

Terancam Bangkrut, Israel Cabut Larangan terhadap Turis Indonesia

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 14:52 WIB

Israel Rayakan Kematian Bayi Palestina yang Dibakar Hidup-Hidup

Israel Rayakan Kematian Bayi Palestina yang Dibakar Hidup-Hidup

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 20:23 WIB

Kondom, Senjata Baru Rakyat Palestina untuk Bakar Israel

Kondom, Senjata Baru Rakyat Palestina untuk Bakar Israel

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB