Polisi Akan Periksa 8 Saksi dari KAI di Korupsi Underpass Soetta

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 03 Juli 2018 | 18:54 WIB
Polisi Akan Periksa 8 Saksi dari KAI di Korupsi Underpass Soetta
Dinding terowongan rel kereta api di Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Senin (5/2/2018) sore mendadak ambrol. [TMC Polda Metro Jaya]

Suara.com - Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan memeriksa 8 saksi dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek underpass jalur Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten.

Pemeriksaan terhadap saksi-saksi itu rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (5/7/2018) hingga Selasa (10/7/2018) pekan depan.

"Kami akan memintai keterangan sejumlah orang dari PT KAI mulai tanggal 5 Juli (2018)," kata Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan di Polda Metro Jaya, Selasa (3/7/2018).

Setelah itu, polisi juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap 4 saksi dari PT. Waskita Karya yang merupakan perusahaan penggarap underpass tersebut. Pemeriksaan terhadap PT. Waskita Karya itu akan dilakukan pada Rabu (11/7/2018) hingga Jumat (13/7/2018).

Namun, Bhakti tak menjelaskan nama-nama dan jabatan dari pihak PT. KAI dan PT. Waskita Karya yang akan dimintai keterangan saksi dalam kasus itu. Dia hanya menjelaskan para saksi akan diperiksa secara terpisah. Selain itu, satu orang dari PT. Virama Karya juga turut diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama.

"(Saksi) kami panggil secara bertahap," kata dia.

Lebih lanjut, Bhakti menambahkan, kasus dugaan koruspi proyek jalan bawah tanah itu dimulai sejak Bareskrim Polri resmi melimpahkan penyelidikan ke Polda Metro Jaya pada Mei 2018 lalu.

Polisi mencium ada indikasi korupsi terkait proyek Underpass pasca insiden longsornya bangunan Underpass Bandara Soetta pada Senin (5/2/2018). Dua warga menjadi korban runtuhan bangunan saat melintas menggunakan mobil.

Satu korban bernama Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Tangerang, Banten. Sedangkan, rekan Dyah bernama Mutmainah selamat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Metro Jaya Minta Tembak Mati Penjambret di Jakarta

Kapolda Metro Jaya Minta Tembak Mati Penjambret di Jakarta

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 16:30 WIB

Bocah WN Irak Tewas Saat Berenang di Apartemen Kelapa Gading

Bocah WN Irak Tewas Saat Berenang di Apartemen Kelapa Gading

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 14:09 WIB

Gunung Agung Metelus, 2 Bandara di Jatim Ditutup

Gunung Agung Metelus, 2 Bandara di Jatim Ditutup

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 13:48 WIB

Sebut Gus Yahya Ulama Sampah, Akun Twitter Ini Dilaporkan Polisi

Sebut Gus Yahya Ulama Sampah, Akun Twitter Ini Dilaporkan Polisi

News | Senin, 02 Juli 2018 | 19:58 WIB

Uji Coba Perluasan Ganjil Genap, Polisi Belum Tilang Pelanggar

Uji Coba Perluasan Ganjil Genap, Polisi Belum Tilang Pelanggar

News | Senin, 02 Juli 2018 | 12:02 WIB

Terkini

HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa

HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Analis: Ancaman Donald Trump Beri Sanksi Ekonomi ke Iran Cuma Bikin Tambah Buruk Keadaan

Analis: Ancaman Donald Trump Beri Sanksi Ekonomi ke Iran Cuma Bikin Tambah Buruk Keadaan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:13 WIB

4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik

4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

2 Rekomendasi Sunscreen Powder untuk Touch Up Praktis di Kantor

2 Rekomendasi Sunscreen Powder untuk Touch Up Praktis di Kantor

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Komunitas Motor Matic Tempuh 800 Km Rayakan Hari Jadi Federal Oil

Komunitas Motor Matic Tempuh 800 Km Rayakan Hari Jadi Federal Oil

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Sederet Kritik soal Proyek Utopis Bahasa Asing Prabowo Sejak SD, Beban Siswa hingga Anggaran

Sederet Kritik soal Proyek Utopis Bahasa Asing Prabowo Sejak SD, Beban Siswa hingga Anggaran

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA

Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

×