30 Polisi dan 78 Warga Jadi Korban Penembakan di Papua

Bangun Santoso

Rabu, 04 Juli 2018 | 12:15 WIB
30 Polisi dan 78 Warga Jadi Korban Penembakan di Papua
Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar memimpin pelepasan jenasah Bripka Anumerta Shinton Kbarek, salah satu korban penembakan KSB di Puncak Jaya. (Dok: Polda Papua/Kabarpapua.co) 1

Suara.com - Sepanjang 10 tahun terakhir, Polda Papua telah kehilangan 30 nyawa personilnya yang tewas akibat aksi penembakan oleh kelompok sipil bersenjata (KSB). Aksi penembakan ini juga melukai 57 anggota polisi.

Sementara dari warga sipil yang mengalami luka tembak akibat kebiadaban KSB berjumlah 117 orang. 78 orang di antaranya harus meregang nyawa.

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan ke-30 orang polisi yang tewas itu, termasuk dua polisi yang ditemukan meninggal saat melakukan pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Kampung Douw. Kedua polisi itu gugur usai dihadang KSB di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya.

"Kejadian penembakan banyak menyerang petugas dan warga sipil di wilayah Pegunungan Tengah Papua, di antaranya Kabupaten Puncak Jaya, Puncak, Mimika, Paniai, Dogiyai, Lanny Jaya," kata Rafli seperti dikutip laman Kabarpapua.co (jejaring Suara.com) dalam Refleksi Semester I tahun 2018 di Mapolda Papua, Selasa (3/7/2018).

Pada semester awal 2018 ini, jumlah penembakan yang dilakukan KSB di Papua mencapai 18 kasus. Rinciannya, 5 kasus penembakan di kawasan PT Freeport Indonesia pada 16 Januari – 29 April 2018. Lalu pada 22 - 23 Juni terjadi penembakan pesawat Dimonim Air dan Trigana Air di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga.

Kasus penembakan lainnya yang dilakukan KSB pada yakni pada 27 Juni, dengan korban tukang ojek di Mulai, Kabupaten Puncak Jaya. Kemudian aksi penembakan serta penghadangan 9 anggota polisi di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya.

Walau begitu, aksi gangguan keamanan pada semester I 2018 terbilang menurun dibandingkan semester yang sama pada tahun sebelumnya.

Pada semester I tahun 2017 mencapai 4.349 kasus, sementara pada semester I tahun 2018 mencapai 3.858 kasus.

"Gangguan keamanan yang paling menonjol adalah gangguan konvensional yang meliputi pencurian motor, pencurian dengan kekerasan, pengeroyokan, curat dan anirat," imbuh Rafli.

baca juga

Berita ini sebelumnya telah terbit di laman Kabarpapua.co dengan judul "30 Polisi dan 78 Warga Sipil Tewas Tertembak KSB Sepanjang 10 Tahun"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adu Mulut Masalah Rokok, Hengki Tewas Dibacok Lelaki Gimbal

Adu Mulut Masalah Rokok, Hengki Tewas Dibacok Lelaki Gimbal

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 08:13 WIB

Jasad Ipda Nusi Ditemukan 300 Meter dari Sungai Mamberamo

Jasad Ipda Nusi Ditemukan 300 Meter dari Sungai Mamberamo

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 16:53 WIB

Ditembaki di Papua, Seorang Polisi dan Pendeta Hilang

Ditembaki di Papua, Seorang Polisi dan Pendeta Hilang

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 12:57 WIB

Brigadir Sinton Tewas di Papua karena Lumpur, Bukan Ditembak

Brigadir Sinton Tewas di Papua karena Lumpur, Bukan Ditembak

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 12:26 WIB

95 Warga Papua Jadi Korban Pembunuhan, Ini Penjelasan Mabes Polri

95 Warga Papua Jadi Korban Pembunuhan, Ini Penjelasan Mabes Polri

News | Senin, 02 Juli 2018 | 18:47 WIB

Terkini

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

×