Array

Jelang IMF, Bandara Ngurah Rai Bangun Tempat Parkir Baru

Vania Rossa Suara.Com
Kamis, 05 Juli 2018 | 05:01 WIB
Jelang IMF, Bandara Ngurah Rai Bangun Tempat Parkir Baru
Sejumlah pesawat sedang terparkir di bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa perusahaan penerbangan sedang berlomba-lomba menyusun strategi untuk memanfaatkan sejumlah permintaan untuk meningkatkan frekuensi penerbangan ke Bali dengan cara menggunakan jenis pesawat yang lebih besar untuk menambah seat capacity. Sejalan dengan hal tersebut, saat ini manajemen Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai terus mengejar penyelesaian pembangunan proyek pengembangan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dalam menyambut Annual Meeting IMF-World Bank 2018, sekaligus juga dalam rangka menambah kapasitas parkir pesawat.

“Penambahan parkir pesawat tidak hanya karena menyambut Annual Meeting IMF-World Bank 2018, namun ke depannya juga bisa dijadikan acuan bagi airlines yang ingin menambah atau mengganti jenis pesawatnya untuk mendatangkan lebih banyak lagi penumpang atau wisman ke Indonesia,” kata General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi.

Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai juga mencatat kenaikan pergerakan penumpang dan pesawat pada semester I tahun 2018. Hingga bulan Juni 2018 ini, tercatat 11.142.386 penumpang datang dan pergi melalui Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Jumlah ini naik sebesar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang hanya mencapai 10.156.686 penumpang.

“Kami mencatat kenaikan penumpang setiap tahunnya, dari jumlah penumpang pada semester I terdiri dari 5.867.204 penumpang internasional dan 5.275.182 penumpang domestik," jelasnya.

Selain pergerakan penumpang hingga Bulan Juni 2018, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai juga mencatat ada 78.054 pergerakan pesawat, terjadi kenaikan jumlah pergerakan pesawat sebesar 12 persen dibanding dengan tahun 2017 yang hanya 69.927 pergerakan pesawat.

Rata-rata pergerakan penumpang setiap bulan hingga semester I tahun 2018 mencapai 1.857.064 penumpang, dan untuk rata-rata pergerakan pesawat setiap bulan mencapai 431 pesawat.

Yanus menjelaskan, kenaikan ini salah satunya dipengaruhi oleh target Kementerian Pariwisata RI untuk mendatangkan wisman.

“Kemenpar memiliki target 17 Juta wisman ke Indonesia, banyak airlines yang merespon positif hal ini dengan membuka rute baru, menambah frekuensi penerbangan, atau mengganti jenis pesawat dengan kapasitas yang lebih besar,” ujar Yanus. (Luh Wayanti)

Baca Juga: Resmi Tersangka, Ini Kronologi OTT Gubernur Aceh soal Kasus Otsus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI