Pasca Kebakaran, Kemenhub Cari Tempat Kerja Sementara Karyawan

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 09 Juli 2018 | 14:21 WIB
Pasca Kebakaran, Kemenhub Cari Tempat Kerja Sementara Karyawan
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Baitul Ihwan di Halaman Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Kementerian Perhubungan belum dapat beraktifitas secara normal Pasca kebakaran di Geding Karya, Minggu (8/7/2018). Saat ini Tim Pusat Laboratorium Forensik Polri masih melakukan suatu penyelidikan di sejumlah ruangan di Gedung Karya yang terbakar.

Sementara itu, ratusan pegawai serta karyawan Kemenhub belum bisa masuk ke ruangannya masing-masing. Mereka masih menunggu di halaman gedung hingga mendapat informasi selanjutnya dari pihak Kemenhub.

"Jadi sampai saat ini kita masih belum bisa masuk ke dalam gedung karya ini. Masih dalam posisi evaluasi dan proses penyelidikan. Untuk itu hari ini masih terlihat karyawan kita yang ada di sekitar sini," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Baitul Ihwan di Halaman Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Menurut Baitul, saat ini pihak Kemenhub juga tengah melakukan pengaturan pada sejumlah ruangan yang bisa digunakan untuk sementara waktu. Supaya kinerja para pagawai dari Kemenhub kembali berjalan lancar.

"Jadi pengaturannya, sebagian ada kita letakkan di (Gedung Kemenhub) di Jalan Medan Merdeka Timur, di Kemayoran dan begitu juga pengaturan-pengaturan di dua gedung yang ada di samping Gedung Karya," tutur Baitul.

Ia menerangkan, di Gedung Karya sendiri terdapat empat subsektor. Yakni, urusan perhubungan darat, laut dan udara, serta perkeretaapian.

Baitul mengakui, pihaknya merasa cukup terganggu dengan insiden tersebut. Jika tidak cepat dilakukan penataan, maka akan menghambat kinerja para pegawai.

"Tentunya saat ini masih dilakukan suatu persiapan-persiapan. Sehingga ini kita harapkan mulai siang ini nanti, semua bisa berjalan baik," ujar Baitul.

Baitul meminta maaf apabila pelayanan di Kemenhub belum berjalan lancar pasca insiden ini.

"Mungkin ada beberapa pihak ketiga mau melakukan perizinan dan sebagainya, belum bisa kita layani dengan baik. Karena kita masih menata kondisi yang ada di kantor ini. Paling tidak besok sudah berjalan baik karena kami masih menata," kata Baitul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bali Periksa Sejumlah Orang Pasca Kebakaran Kapal di Benoa

Polisi Bali Periksa Sejumlah Orang Pasca Kebakaran Kapal di Benoa

News | Senin, 09 Juli 2018 | 13:23 WIB

Kebakaran Kapal di Teluk Benoa Diduga karena Konsleting Mesin

Kebakaran Kapal di Teluk Benoa Diduga karena Konsleting Mesin

News | Senin, 09 Juli 2018 | 12:08 WIB

Sempat Padam, Api yang Membakar Kapal di Benoa Kembali Berkobar

Sempat Padam, Api yang Membakar Kapal di Benoa Kembali Berkobar

News | Senin, 09 Juli 2018 | 11:59 WIB

Kobaran Api Membakar 39 Kapal Nelayan di Pelabuhan Benoa Padam

Kobaran Api Membakar 39 Kapal Nelayan di Pelabuhan Benoa Padam

News | Senin, 09 Juli 2018 | 11:14 WIB

Puluhan Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Benoa Bali

Puluhan Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Benoa Bali

News | Senin, 09 Juli 2018 | 10:33 WIB

Terkini

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB