LSI Denny JA : Elektabilitas Jokowi Masih di Bawah 50 Persen

Pebriansyah Ariefana, Lili Handayani

Selasa, 10 Juli 2018 | 19:45 WIB
LSI Denny JA : Elektabilitas Jokowi Masih di Bawah 50 Persen
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kiri), Kepala Bekraf Triawan Munaf (kedua kiri), Mensesneg Pratikno (kedua kanan) dan Ketua Inasgoc Erick Thohir (kanan) meninjau Stadion Madya di Kompleks SUGBK Senayan, Jakarta, Senin (25/6).

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny kembali mengadakan survei khusus pasca pelaksanaan pilkada serentak di Juni 2018 kemarin. Sembilan bulan menjelang Pilpres 2019, dan paska pilkada serentak 2018, Jokowi masih merupakan capres terkuat.

Bahkan cenderung menguat. Jika Pilpres dilaksanakan pada saat survei dilaksanakan, maka elektabilitas Jokowi mencapai 49.30 persen. Posisi elektabilitas Jokowi naik jika dibandingkan dengan survei yang sama oleh LSI pada Mei 2018 (sebelum Pilkada). Saat itu, elektabilitas Jokowi sebesar 46,0 persen.

Meski Jokowi masih teratas dan mengalami tren kenaikan, namun penting dicatat bahwa elektabilitas Jokowi masih di bawah 50 persen. Sebagai petahana, elektabilitas di bawah 50 persen dinilai posisi yang aman.

Karena artinya banyak pemilih yang masih memilih capres lainnya dan sebagian masih belum menentukan pilihan. Hal itu merupakan salah satu temuan surveinya. Dikatakan Peneliti LSI Denny JA Aji Alfatizi, survei ini dilakukan pada 28 Juni -5 Juli 2018 melalui face to face interview menggunakan kuesioner.

“Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden dan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia. Kami juga melengkapi survei dengan penelitian kualitatif dengan metode expert judgment, analisis media, FGD, dan in depth interview. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA,” kata Aji di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (10/7/2018)

Di sisi lain, ungkapnya, elektabilitas lawan Jokowi cenderung stagnan. Pada Mei 2018, survei LS Denny JA mencapai 44,70 persen. Kini elektabilitas gabungan capres non-Jokowi sebesar 45,20 persen.

“Artinya bahwa tak ada kenaikan berarti elektabilitas para lawan Jokowi paska Pilkada 2018. menunjukan bahwa elektabilitas gabungan semua capres di luar Jokowi,” kata dia.

Survei ini juga menemukan bahwa mereka yang belum menentukan pilihan (undecided voters) cenderung mengecil. Pada Mei 2018, mereka yang masih belum menentukan pilihan sebesar 9,30 persen.

“Kini mereka yang masih dikategorikan undecided voters itu tersisa 5,50 persen. Meski demikian, jika mereka yang belum menentukan pilihan (undecided voters) ditambahkan dengan pemilih yang masih ragu (soft supporter) dari kubu Jokowi maupun kubu non Jokowi, maka total pemilih yang masih bisa dipengaruhi adalah 37,5 persen,” tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Umumkan Cawapres, Jokowi Dinilai Kurang Berani

Belum Umumkan Cawapres, Jokowi Dinilai Kurang Berani

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 19:32 WIB

Besok Perayaan HUT ke - 72 Polri, Sekalian Promo Asian Games 2018

Besok Perayaan HUT ke - 72 Polri, Sekalian Promo Asian Games 2018

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 19:09 WIB

PKS Dalam Keadaan Sulit, Lebih Baik Bangun Koalisi Islam

PKS Dalam Keadaan Sulit, Lebih Baik Bangun Koalisi Islam

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 19:01 WIB

Airlangga dan SBY Bahas Pilpres 2019, Tapi Belum Sepakat Koalisi

Airlangga dan SBY Bahas Pilpres 2019, Tapi Belum Sepakat Koalisi

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 18:51 WIB

Posisi PKS Semakin Lemah saat Demokrat Tempel Gerindra

Posisi PKS Semakin Lemah saat Demokrat Tempel Gerindra

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 18:37 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×