3 Nama Berpotensi Jadi Lawan Kuat Jokowi, Siapa Mereka?

Bangun Santoso, Lili Handayani

Rabu, 11 Juli 2018 | 08:08 WIB
3 Nama Berpotensi Jadi Lawan Kuat Jokowi, Siapa Mereka?
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan setidaknya ada tiga nama yang berpotensi menjadi calon kuat Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan presiden tahun depan. Lantas siapakah sosok ketiga nama tersebut?

Tim Riset LSI Deny JA, Adjie Alfarabje mengatakan, sebelumnya ada banyak nama yang diprediksi bakal meramaikan bursa Pilpres 2019. Namun berdasarkan perkembangan sampai saat ini, mengerucut menjadi tiga nama selain Jokowi.

"Lalu siapakah lawan Jokowi? Dan bagaimana peluang mereka? Perkembangan terakhir, masih ada tiga nama yang berpeluang menjadi capres," kata Adjie di Kantor LSI Deny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (10/7/2018).

Tiga nama tersebut adalah Prabowo Subianto, Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan.

Bedasarkan hasil Survei LSI Denny JA, sejumlah nama capres dan cawapres yang sering dibincangkan publik adalah nama Prabowo-Gatot dan paling banyak didukung yaitu sebesar 35,6 persen. Disusul Prabowo-Anies dengan 19,6 persen, Prabowo-AHY 12,3 persen dan Prabowo-Aher 10,2 persen.

"Namun yang paling tinggi kita lihat adalah pasangan Gatot-Anies," kata Adjie.

Dari survei itu, jika Anies maju sebagai capres maka, cawapres yang paling ideal adalah Agus Harimurti Youdhoyono (AHY). Pasangan tersebut dinyatakan pasangan yang paling tinggi memperoleh dukungan.

"Jadi kalau kemudian Prabowo tidak akan maju sebagai capres dan menyerahkannya kepada Anies. Menurut publik, AHY adalah pasangan yang mampu mendorongkrak suara atau elektabilitas Anies, sehingga posisinya paling tinggi 33,4 persen kemudian disusul Anies-Aher 27,4 persen. Lalu Anies-Cak Imin di angka 23,4 persen," Adjie menjelaskan.

Adapun masing-masing hasil survei capres-cawapres yang berpotensi menjadi lawan Jokowi adalah Prabowo-Gatot dengan 35,6 persen. Prabowo-Anies 19,6 persen. Prabowo-AHY 12,3 persen. Prabowo-Aher 10,2 persen dan Prabowo-tokoh lain 12,4 persen.

baca juga

Pasangan Gatot-Anies jika menjadi pasangan capres-cawapres maka angka menunjukan sebesar 31,8 persen. Gatot-AHY 21,5 persen. Gatot-Aher 13,3 persen dan Gatot-pasangan lain 18,7 persen.

Sementara, jika Anies menjadi capres maka angka persentase dengan pasangannya yakni Anies-AHY 33,4 persen. Anies-Aher 27,4 persen. Anies-Cak Imin 23,4 persen, Anies dengan tokoh lain 6,8 persen.

"Jadi ini lah lawan-lawannya Jokowi. Yang pertama tadi, kalau Prabowo sebagai capres, maka cawapres yang paling kuat adalah Gatot Nurmantio, kalau Gatot yang menjadi capres, cawapres yang paling kuat adalah Anies Baswedan," imbuh Adjie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Pilpres 2019, Jokowi Teratas, Tapi...

Jelang Pilpres 2019, Jokowi Teratas, Tapi...

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 07:46 WIB

Di Hadapan 15 Ribu Ulama Muda, Jokowi: Jangan Sebar Hoaks

Di Hadapan 15 Ribu Ulama Muda, Jokowi: Jangan Sebar Hoaks

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 23:01 WIB

Poros Ketiga Bisa Usung Anies Baswedan  Cak Imin

Poros Ketiga Bisa Usung Anies Baswedan Cak Imin

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 06:30 WIB

Prabowo Dipepet Demokrat, PKS Ancam Cabut Dukungan

Prabowo Dipepet Demokrat, PKS Ancam Cabut Dukungan

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 04:00 WIB

15.000 Ulama Muda Ikrar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

15.000 Ulama Muda Ikrar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 22:04 WIB

Terkini

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB