Usia Perdamaian Israel - Hamas Hanya Berbilang Jam

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 15 Juli 2018 | 13:52 WIB
Usia Perdamaian Israel - Hamas Hanya Berbilang Jam
Gambar diabadikan pada 14 Juli 2018, setelah serangan udara militer Israel di kota Rafah, Jalur Gaza, dekat perbatasan dengan Mesir. Tujuan penyerangan ini menyasar kelompok Hamas setelah serangan mereka atas bagian selatan Israel [Said Khatib/AFP].

Suara.com - Awalnya, angin perdamaian sempat berembus di Jalur Gaza. Sabtu lalu (14/07/2018), seorang pejabat Palestina menyatakan bahwa kelompok militan Gaza dan Israel sepakat menghentikan tindakan saling serang.

Hal ini berlangsung usai serangan yang dilakukan Israel terhadap kelompok Hamas via udara di kantong-kantong pertahanan Jalur Gaza, ditambah serangan bersenjata memuntahkan roket melintasi perbatasan.

Namun, baru berbilang beberapa jam, kesepakatan damai antara Isarel dan militan Gaza punah sudah.

Israel menyatakan bahwa Palestina telah melakukan serangan dua bom mortir ke wilayahnya, yang tentu saja ditanggapi dengan serangan balik.

Menurut militer Israel, sekitar 100 roket ditembakkan dari Gaza menuju wilayah selatan Israel, termasuk Sderot. Kawasan ini padat oleh permukiman penduduk, dan sirene tanda serangan udara pun berbunyi nyaring. Sebanyak tiga orang terluka akibat serangan itu. 

"Setelah berkonsultasi dengan menteri pertahanan, kepala staf, dan para pejabat tinggi Israel, kami memutuskan untuk melancarkan serangan balik kepada aksi terorisme Hamas," jelas Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu lewat pernyataan video.

"Angkatan bersenjata kami melancarkan pukulan paling kuat terhadap Hamas di Jalur Gaza sejak 2014. Dan kami akan meningkatkan intensitas serangan-serangan kami bila dirasakan perlu," tandasnya.

Kepada kantor berita Reuters, Fawzi Barhoum, juru bicara Hamas menyatakan, "Usaha-usaha yang diupayakan banyak pihak terus berlanjut sejak dimulainya eskalasi dan serangan-serangan Israel atas Gaza. Usaha-usaha itu sukses dan berkat ikhtiar Mesir, tetangga perbatasan kami,  untuk memulihkan situasi dan menghentikan eskalasi."

Tetapi, Yisrael Katz, Menteri Intelijen Israel menyatakan, bahwa serangan Israel tidak selayaknya dilihat sebagai kampanye militer Israel terhadap wilayah Palestina. 

baca juga

“Kami tidak berada dalam situasi operasi militer," tukasnya. "Kami hanya sebatas mengirimkan pesan, bahwa Israel tidak akan mentoleransi roket, alat peledak, bom mortir, sampai balon  pembakar kawasan."  Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disoal karena ke Israel, Gus Yahya: Palestina Butuh Perdamaian

Disoal karena ke Israel, Gus Yahya: Palestina Butuh Perdamaian

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 01:00 WIB

Bendera Israel Berkibar di Bulan pada Awal 2019

Bendera Israel Berkibar di Bulan pada Awal 2019

Tekno | Rabu, 11 Juli 2018 | 08:15 WIB

Bawa Bendera Israel ke PD 2018 Rusia, 2 Orang Ini Dikejar Massa

Bawa Bendera Israel ke PD 2018 Rusia, 2 Orang Ini Dikejar Massa

News | Senin, 09 Juli 2018 | 19:53 WIB

Opick : Anak-anak Palestina Kibarkan Bendera Indonesia di Gaza

Opick : Anak-anak Palestina Kibarkan Bendera Indonesia di Gaza

Entertainment | Senin, 09 Juli 2018 | 12:15 WIB

Terkini

Review The Boy and the Heron: Kisah Fantasi Hayao Miyazaki yang Penuh Makna

Review The Boy and the Heron: Kisah Fantasi Hayao Miyazaki yang Penuh Makna

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:30 WIB

Kurangi Penggunaan Dolar AS, Indonesia dan Singapura Sepakat Gunakan Mata Uang Lokal

Kurangi Penggunaan Dolar AS, Indonesia dan Singapura Sepakat Gunakan Mata Uang Lokal

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:18 WIB

Retsu Kaioh Masuk Dunia Isekai, Manga Spin-Off Baki Resmi Dapat Anime TV

Retsu Kaioh Masuk Dunia Isekai, Manga Spin-Off Baki Resmi Dapat Anime TV

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:16 WIB

Air Mawar Viva untuk Apa? Ini 10 Manfaatnya

Air Mawar Viva untuk Apa? Ini 10 Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:15 WIB

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, Tapi Asap Masih Bikin Udara Palembang Tak Sehat

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, Tapi Asap Masih Bikin Udara Palembang Tak Sehat

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:14 WIB

Retsu Kaioh Masuk Dunia Isekai, Manga Spin-Off Baki Resmi Dapat Anime TV

Retsu Kaioh Masuk Dunia Isekai, Manga Spin-Off Baki Resmi Dapat Anime TV

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:14 WIB

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, Tapi Asap Masih Bikin Udara Palembang Tak Sehat

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, Tapi Asap Masih Bikin Udara Palembang Tak Sehat

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:12 WIB

Air Mawar Viva untuk Apa? Ini 10 Manfaatnya

Air Mawar Viva untuk Apa? Ini 10 Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:12 WIB

Retsu Kaioh Masuk Dunia Isekai, Manga Spin-Off Baki Resmi Dapat Anime TV

Retsu Kaioh Masuk Dunia Isekai, Manga Spin-Off Baki Resmi Dapat Anime TV

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:11 WIB

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:10 WIB

×