Cerita Penjual Atribut Polri Kena Marah Polisi Gadungan

Bangun Santoso, Dian Rosmala

Selasa, 17 Juli 2018 | 17:24 WIB
Cerita Penjual Atribut Polri Kena Marah Polisi Gadungan
Penjualan atribut polisi di Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat. (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Aksi seorang polisi gadungan beberapa waktu lalu ternyata berimbas pada penjualan atribut polisi. Pedagang mengaku cukup dirugikan atas ulah polisi abal-abal itu. Pedagang bahkan memiliki cerita tersendiri saat berhadapan dengan polisi gadungan.

Tristiani, salah seorang penjual atribut polisi dan dinas perhubungan laut menceritakan pengalamannya saat melayani calon pembeli yang ternyata seorang polisi gadungan.

Ia berkisah, saat itu kiosnya masih ada di blok 2, Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat. Kini ia ia sudah pindah ke blok 5 karena blok 1 dan 2 habis terbakar pada 2017 lalu.

"Dia (polisi gadungan) datang. Pakai pakaian preman gitu. Langsung tanya atribut pangkat Kompol (Komisaris Polisi)," kata Tristiani kepada Suara.com, Selasa (17/7/2018).

Curiga dengan penampilan pembelinya, Tristiani langsung menanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri pada calon pembeli tersebut.

Saat diminta menunjukkan KTA, sang calon pembeli tersebut justru marah-marah kepada Tristiani.

"Ibu nggak percaya sama saya? Ibu nggak percaya kalau saya ini polisi? Ya sudah saya beli sama yang lain saja kalau nggak percaya sama saya," ujar Tristiani menirukan ucapan pelanggannya itu.

Selama berdagang, Tristiani selalu menanyakan KTA kepada calon pembeli. Khususnya yang datang tak menggunakan seragam polisi. Jika pembeli tersebut benar-benar anggota Polri, pasti akan menunjukkan KTA.

"Kalau Polisi beneran kan biasanya ya langsung tunjukin KTAnya. Ini buk KTA saya. Biasanya begitu," kata Tristiani.

baca juga

Ia juga mengaku tak pernah menjual atribut polisi kepada orang yang tak dapat menunjukkan KTA.

"Saya selalu tanyakan KTA. Mau pangkat dia rendah, mau tinggi, saya tanya KTA. Kecuali dia pakai seragam ya. Nggak mungkin dong saya tanya kalau dia pakai seragam," ujar dia.

Seperti diketahui, belakangan ini marak aparat gadungan yang melancarkan aksinya di tengah-tengah masyarakat. Mereka kerap melakukan pungutan liar dengan berlindung di balik atribut aparat yang dikenakan.

Terkini, seorang mahasiswa bernama Joseph Anugerah kedapatan mengenakan seragam lengkap dengan atribut polisi. Lelaki yang baru berusia 20 tahun itu diketahui kerap beraksi di jalan layang Non Tol Casablanca, Jakarta Selatan.

Joseph sering melakukan pungli kepada pengendara mobil dan motor yang melintas di jalan layang tersebut. Joseph cukup bermodalkan seragam Polantas yang dibelinya di Pasar Senen Jaya untuk menipu korbannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Aparat Gadungan Bikin Rugi Penjual Atribut Polisi

Aksi Aparat Gadungan Bikin Rugi Penjual Atribut Polisi

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 16:40 WIB

Polri : Polisi Gadungan Joseph Ambil Kesempatan dalam Kesempitan

Polri : Polisi Gadungan Joseph Ambil Kesempatan dalam Kesempitan

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 16:39 WIB

Heboh Polisi Gadungan, Polisi : Atribut Polri Tak Dijual Bebas

Heboh Polisi Gadungan, Polisi : Atribut Polri Tak Dijual Bebas

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 14:49 WIB

Joseph, Si Polisi Gadungan Pernah Paksa Pemotor Push Up di Jalan

Joseph, Si Polisi Gadungan Pernah Paksa Pemotor Push Up di Jalan

News | Senin, 16 Juli 2018 | 19:13 WIB

Tubuhnya Janggal, Mahasiswa Ini Tepergok Jadi Polisi Abal-abal

Tubuhnya Janggal, Mahasiswa Ini Tepergok Jadi Polisi Abal-abal

News | Senin, 16 Juli 2018 | 16:57 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×