Penggembala Sapi Temukan Bayi Mungil di Area Pesantren di Sumsel

Bangun Santoso

Rabu, 18 Juli 2018 | 19:26 WIB
Penggembala Sapi Temukan Bayi Mungil di Area Pesantren di Sumsel
Ilustrasi bayi dalam selimut. (Shutterstock)

Suara.com - Warga Dusun I, Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (17/7/2018) sekitar pukul 16.30 WIB mendadak gempar. Warga menemukan bayi perempuan terbungkus kantong plastik berwarna putih bertuliskan 'JM'.

JM diketahui adalah salah satu mal di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Beruntung saat ditemukan bayi mungil itu masih hidup.

Dari informasi, plastik berisi bayi perempuan itu teronggok di semak-semak. Tepatnya di pinggir sungai dalam areal pesantren Al Idrus, Dusun I, Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim.

Penemuan bayi tersebut pertama kali diketahui pertama kali oleh warga bernama Sariman (40), warga Dusun I, Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim. Saat itu Sariman tengah menggembala sapi miliknya.

Berat bayi tersebut diperkirakan 4 kg, panjang 49 cm dan lingkar kepala 34 cm. Saat ini bayi tersebut masih dititipkan untuk dirawat di Poskesdes setempat.

Menurut Sariman, saat itu ia mendengar tangisan bayi dari arah semak-semak. Setelah ditelusuri dan dicari hingga ke pinggir sungai, ia mendapati sebuah kantong plastik warna putih. Rasa penasaran membuatnya nekat membuka kantong plastik tersebut.

Betapa terkejutnya dia, ketika membuka kantong plastik, seorang bayi mungil dalam kondisi hidup terbungkus di sana. Tak ingin berlama-lama, ia lantas membawa bayi itu ke Poskesdes Desa Segayam untuk memberikan pertolongan.

Kemudian penemuan bayi itu dilaporkannya kepada perangkat desa setempat dan petugas Polsek Gelumbang. Polisi yang mendapatkan laporan itu, langsung meluncur ke lokasi penemuan bayi untuk melakukan penyelidikan. Petugas juga berkoordinasi dengan Poskesdes dan Puskesmas Gelumbang untuk merawat bayi tersebut.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan bayi tersebut. Termasuk melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi mungil tersebut.

baca juga

Termasuk untuk mengungkap apakah motif pembuangan bayi tersebut disebabkan hasil hubungan gelap atau masalah ekonomi.

"Semuanya masih kita lakukan pendalaman dan penyelidikan," ucapnya. [Andhiko Tungga Alam]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kloter Pertama CJH Sumsel Dipenuhi Jemaah Haji Risiko Tinggi

Kloter Pertama CJH Sumsel Dipenuhi Jemaah Haji Risiko Tinggi

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 18:14 WIB

Tiduran di Atas Rel, Remaja Sumsel Tewas Terlindas Kereta Api

Tiduran di Atas Rel, Remaja Sumsel Tewas Terlindas Kereta Api

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 19:06 WIB

Ini Makna Nama Anak Pertama Vicky Shu

Ini Makna Nama Anak Pertama Vicky Shu

Entertainment | Selasa, 17 Juli 2018 | 18:18 WIB

Begini Cara Tepat Membersihkan Area Sensitif Bayi Laki - Laki

Begini Cara Tepat Membersihkan Area Sensitif Bayi Laki - Laki

Health | Selasa, 17 Juli 2018 | 16:00 WIB

Jelang Asian Games, Ada 45.000 Hektare Lahan Terbakar

Jelang Asian Games, Ada 45.000 Hektare Lahan Terbakar

News | Senin, 16 Juli 2018 | 18:51 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×