Surabaya Terbaik di Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 21 Juli 2018 | 20:00 WIB
Surabaya Terbaik di Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards
Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kota Surabaya, di Provinsi Jawa Timur, menjadi yang terbaik pada Penganugerahan Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018, yang digelar di Jakarta, Jumat (20/7/2018). Kota Pahlawan itu berhasil mengungguli Kota Denpasar (Bali) di posisi kedua dan Bandung (Jawa Barat) di tempat ketiga, dari 34 kota atau kabupaten provinsi di Indonesia.

“Selamat kepada para pemenang, terutama Surabaya yang size dan pertumbuhan di atas 40 persen. Penghargaan atau award memiliki unsur 3C, yakni calibration (kalibrasi), confidence (kepercayaan diri), dan credibility (kredibilitas),” ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya, saat malam Penganugerahan Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award 2018, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Ia menyebut, kesuksesan suatu daerah terletak karena unsur 3 A (atraksi, aksestabilitas dan amenitas).

“Yang lebih penting dari 3A adalah CEO commitment atau komitmen kepala daerah. Kalau CEO-nya tidak komitmen, hal itu tidak akan tercapai,” kata menpar Arief, di depan kepala daerah dari 34 provinsi dan kabupaten atau kota di Indonesia.

Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018. (Dok: Kemenpar)
Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018. (Dok: Kemenpar)

Sementara itu, ketua dewan juri Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award 2018, Didien Junaedi, mengatakan, ada 4 indikator untuk perolehan penghargaan, antara lain penghargaan internasional dan nasional. Untuk penghargaan nasional di antaranya memasukkan Award ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) yang diselenggarakan Kemenpar.

"Indikator penilaian yang masing-masing memiliki bobot berbeda. Pertama, kinerja usaha pariwisata (akomodasi dan makan minum); PDRB dan tenagakerja, dampak, serta Data Statistik BPS dengan bobot 40 persen. Kedua, Indeks Pariwisata Indonesia; daya sain 30 persen. Ketiga, Indonesia’s Attractiveness Award; dimensi pariwisata 15 persen, dan keempat; Penghargaan Internasional dan Nasional (Kementerian/Lembaga) 15 persen," ujarnya.

Didien juga menyebut, jumlahnya terdapat 134 kabupaten/kota terbaik di bidang pariwisata di Indonesia. Dari jumlah tersebut dipilih top-10 kota terbaik, top-10 kabupaten terbaik, dan top-1 dari masing-masing provinsi di Indonesia.

Sebanyak 10 kabupaten terbaik adalah Badung, Sleman, Banyuwangi, Bogor,  Buleleng, Gianyar, Klungkung, Bantul, Sidoarjo, dan Bandung.

Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018. (Dok: Kemenpar)
Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018. (Dok: Kemenpar)

Untuk 10 Kota terbaik ditempati oleh Surabaya, Denpasar, Bandung, Semarang,  Batam, Yogyakarta, Padang, Makassar, Balikpapan, dan Palembang.

“Sementara untuk the best of the best-nya jatuh ke Provinsi Jawa Timur, dengan Kota Surabaya dengan skor 7,36 terpaut 0,32 poin dari posisi kedua Provinsi Bali dengan Kota Denpasar,” ujar Didien.

Didien juga memebeberkan, Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018 merupakan bentuk penghargaan kepada kabupaten atau kota yang memiliki komitmen, performansi, inovasi, kreasi dan leadership dalam membangun pariwisata daerah.

Didien menyebut, award ini merupakan apresiasi bagi pemerintah daerah memiliki peran yang sangat besar untuk mengembangkan pariwisata daerah.

“Perlu diberikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya pemerintah daerah dalam membangun pariwisata. Apalagi guna mendukung pencapaian target nasional 20 juta wisman pada 2019,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizky Ratman, mengatakan, ada berberapa indikator penilaian di Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018, mulai dari data statistik BPS, Indeks Pariwisata Indonesia, Indonesia Attactiveness Award, dan penghargaan nasional dan internasional.

“Contohnya di indikator, Indeks Pariwisata Indonesia  disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Hal ini untuk mengukur kesiapan daerah tujuan pariwisata menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Data yang digunakan adalah nilai Indeks Daya Saing 504 Kabupaten/Kota. Di setiap provinsi dipilih masing-masing 1 kabupaten/ kota yang terbaik/ranking tertinggi,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya

Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:15 WIB

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:58 WIB

×