Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Dythia Novianty

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB
Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI
Ilustrasi AI. (Pexels)
baca 10 detik
  • Kaspersky melaporkan 92.000 serangan siber menyamar sebagai layanan AI populer seperti ChatGPT untuk menyebarkan berbagai jenis malware.
  • Peneliti mendapati lebih dari 15.000 sampel malware menggunakan agen AI palsu sebagai umpan untuk menyerang sistem dan data.
  • Pelaku kejahatan siber juga membobol komponen open source seperti pustaka Axios untuk menyusup ke rantai pasok perangkat lunak.

Suara.com - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) membuat pekerjaan semakin cepat dan otomatis. Namun, semakin besar ketergantungan terhadap AI, semakin besar pula celah yang bisa dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.

Peneliti keamanan Kaspersky memperingatkan munculnya risiko baru yang bukan semata-mata berasal dari kelemahan teknis, melainkan dari kepercayaan pengguna terhadap AI tanpa proses verifikasi yang memadai.

Kondisi ini menjadi semakin serius ketika AI berkembang dari sekadar alat pembuat konten menjadi copilot hingga agen AI yang mampu merencanakan pekerjaan, menggunakan berbagai perangkat, memanggil API, dan menjalankan tugas secara lebih mandiri.

Menurut peneliti keamanan Kaspersky GReAT, Sojun Ryu, peningkatan produktivitas justru dapat menjadi risiko ketika kecepatan kerja membuat proses verifikasi diabaikan.

“Ketika kecepatan melampaui verifikasi, kecepatan tersebut justru dapat memperbesar risiko,” ujar Ryu dalam keterangan resminya, Senin (24/8/2026).

92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Ancaman tersebut bukan sekadar teori. Peneliti Kaspersky menemukan 92.000 serangan berbahaya yang menyamar sebagai layanan AI.

Hampir separuh atau 49 persen di antaranya menyamar sebagai aplikasi ChatGPT. Sementara itu, layanan yang menyamar sebagai Claude dan Gemini masing-masing mencapai 18 persen.

Modusnya memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap aplikasi AI populer. Pelaku membuat aplikasi atau layanan palsu yang tampak seperti perangkat AI resmi, tetapi sebenarnya dirancang untuk membawa malware ke perangkat korban.

baca juga

Masalahnya, pengguna bisa saja merasa aman karena aplikasi yang digunakan terlihat familiar.

Padahal, di baliknya dapat terdapat berbagai jenis malware, mulai dari trojan, spyware, exploit, downloader, dropper hingga backdoor.

Jika berhasil dijalankan, malware tersebut berpotensi digunakan untuk mencuri informasi internal hingga membuka akses kendali jarak jauh terhadap perangkat korban.

Agen AI Jadi Sasaran Baru

Perubahan teknologi AI juga membuat permukaan serangan semakin luas. Kaspersky menemukan lebih dari 15.000 sampel malware yang menyamar sebagai perangkat lunak agentic AI. Temuan ini menunjukkan bahwa popularitas agen AI mulai dimanfaatkan sebagai umpan baru oleh pelaku serangan siber.

Risikonya menjadi lebih besar karena agen AI dirancang untuk berinteraksi dengan berbagai sistem, perangkat, API, maupun data dalam menjalankan tugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi

Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:49 WIB

25 Prompt AI Edit Foto Hari Kemerdekaan RI ke-81, Hasil Natural Cocok untuk Medsos

25 Prompt AI Edit Foto Hari Kemerdekaan RI ke-81, Hasil Natural Cocok untuk Medsos

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:40 WIB

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Terkini

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?

Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:56 WIB

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:50 WIB

×