Mau Melaut? Awas Ada Gelombang Tinggi Ekstrem di Laut Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 22 Juli 2018 | 07:00 WIB
Mau Melaut? Awas Ada Gelombang Tinggi Ekstrem di Laut Indonesia
Gelombang pasang tinggi yang terjadi di Indonesia. [Dokumen BNPB]

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan gelombang laut dalam kategori ekstrem dan berbahaya masih akan terjadi dalam sepekan ke depan di sejumlah wilayah perairan di Indonesia. Ketinggian gelombang akan mencapai 2,5 meter hingga empat meter.

"Saat ini perairan Indonesia masih berada pada kondisi yang perlu diwaspadai dan diperkirakan gelombang ekstrem berikutnya puncaknya akan terjadi pada 24 sampai 25 Juli mendatang," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Sabtu (21/7/2018).

Gelombang ekstrem tersebut berpeluang terjadi di wilayah perairan Selatan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Faktor penyebab gelombang tinggi tersebut yaitu masuknya periode puncak musim kemarau yaitu pada Juli dan Agustus khususnya wilayah Indonesia bagian selatan yaitu Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Selain itu juga terjadi karena hembusan massa udara atau angin yang dingin dan kering dari wilayah Australia yang berdampak pada minimnya potensi hujan dan terjadinya peningkatan kecepatan angin mencapai 35 km per jam sampai 50 km per jam.

Saat ini juga terjadi kondisi tekanan udara tinggi yang bertahan di Samudera Hindia tepatnya di sebelah barat Australia atau disebut Mascarene High yang memicu gelombang tinggi di perairan selatan Indonesia.

Hal ini disebabkan kecepatan angin yang tinggi disekitar Mascarene High dan terjadinya alun yang dibangkitkan oleh Mascarene High tersebut dan itu menjalar hingga perairaan barat Sumatera, Selatan Jawa hingga Pulau Sumba.

"Bahkan kondisi tersebut akan berdampak pada peningkatan gelombang hingga enam meter di perairan selatan Jawa dan Nusa Tenggara," tambah dia.

Dirincikan wilayah yang akan berpeluang mengalami gelombang tinggi yaitu mulai 22 Juli hingga 26 Juli 2018 di Arafuru dan perairan Jayapura dengan ketinggian 2,5 meter dan dapat mencapai empat meter atau kategori berbahaya.

Juga di perairan Sabang, perairan Utara dan Barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, barat Bengkulu hingga Kepulauan Enggano, perairan Barat Lampung, selat Sunda bagian selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Bali, Selat Lombok bagian selatan, dan perairan selatan Pulau Rote.

baca juga

Pada 24 hingga 26 Juli berpeluang terjadi peningkatan gelombang lebih tinggi lagi sampai enam meter atau sangat berbahaya di perairan Barat Aceh, perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan barat Bengkulu hingga Lampung, Samudera Hindia barat Sumatera hingga perairan selatan Jawa hingga Sumba, Selat Bali, Selat Lombok Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia bagian selatan, Jawa hingga NTB.

Untuk itu masyarakat diimbau agar mewaspadai ketinggian gelombang dan menunda kegiatan penangkapan ikan saat gelombang tinggi. Serta memperhatikan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG untuk keselamatan jiwa bersama. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Padang Diguncang Gempa 5.5 SR, Pengunjung Transmart Berhamburan

Padang Diguncang Gempa 5.5 SR, Pengunjung Transmart Berhamburan

News | Sabtu, 21 Juli 2018 | 18:26 WIB

Kedua Kalinya Hari Ini Padang Diguncang Gempa

Kedua Kalinya Hari Ini Padang Diguncang Gempa

News | Sabtu, 21 Juli 2018 | 15:29 WIB

Mentawai Diguncang Gempa 5,4 SR pada Sabtu Dini Hari

Mentawai Diguncang Gempa 5,4 SR pada Sabtu Dini Hari

News | Sabtu, 21 Juli 2018 | 05:38 WIB

Suhu Dingin Landa Sejumlah Wilayah, Ini Penjelasan BMKG

Suhu Dingin Landa Sejumlah Wilayah, Ini Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 07 Juli 2018 | 21:45 WIB

Bali Diguncang Gempa 5.0 SR, Berpotensi Tsunami?

Bali Diguncang Gempa 5.0 SR, Berpotensi Tsunami?

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 10:00 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×