Gunakan Helikopter, Jokowi Tinjau Penanganan Gempa Lombok

Bangun Santoso

Senin, 30 Juli 2018 | 08:43 WIB
Gunakan Helikopter, Jokowi Tinjau Penanganan Gempa Lombok
Presiden Joko Widodo (instagram @jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi melakukan kunjungan ke Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terkena dampak gempa bumi sebesar 6,4 SR.

Rombongan kepresidenan berangkat ke kabupaten tersebut menumpang helikopter Super Puma TNI AU yang lepas landas dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa pada Senin (30/7/2018) pukul 07.00 WITA.

Jokowi dan Ibu Negara didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi tiba di helipad Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Lombok Timur pada pukul 07.30 WITA.

Sebelum memasuki kendaraan, Presiden mendengarkan laporan dari Kepala BNPB Willem Rampangilei tentang penanganan darurat dampak gempa. Setelah itu, Kepala Negara bersama rombongan menuju lokasi pengungsian di Lapangan Madayin, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia.

Dalam peninjauan itu, Jokowi ingin memastikan penanganan dampak gempa dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, seperti adanya bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, serta tersedianya layanan pendidikan darurat.

"Presiden akan bertemu dengan warga yang terkena dampak bencana dan juga menyerahkan bantuan," demikian keterangan dari Deputi Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin pada Senin pagi.

Dari Kabupaten Lombok Timur, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Dompu dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Presiden dijadwalkan meresmikan Bendungan Tanju di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa.

Kemudian pada Senin siang, Presiden akan kembali ke Kabupaten Sumbawa guna menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat dan berkunjung ke Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

baca juga

Rombongan kepresidenan akan kembali ke Jakarta, mengakhiri kunjungan kerja di Provinsi NTB, menumpang Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Senin malam.

Pada Minggu pagi (29/7) telah terjadi bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa.

Laporan BPBD NTB mencatat korban tewas akibat bencana itu sebanyak 16 orang hingga pada Minggu malam. Sedangkan korban luka-luka mencapai puluhan orang yang dirawat di sejumlah Puskesmas seperti Puskesmas Belanting, Puskesmas Sambelia dan di Kecamatan Sembalun, serta Lapangan Obel-Obel. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa NTB, KPAI Minta Penyelenggaraan Sekolah Darurat

Gempa NTB, KPAI Minta Penyelenggaraan Sekolah Darurat

News | Senin, 30 Juli 2018 | 07:57 WIB

Gempa Lombok, AirAsia Klaim Penerbangannya Normal

Gempa Lombok, AirAsia Klaim Penerbangannya Normal

News | Senin, 30 Juli 2018 | 07:31 WIB

Tetesan Air Mata TGB untuk Korban Gempa

Tetesan Air Mata TGB untuk Korban Gempa

News | Senin, 30 Juli 2018 | 07:10 WIB

Kesaksian : 3 Pendaki Asal India Sebut Puncak Rinjani Longsor

Kesaksian : 3 Pendaki Asal India Sebut Puncak Rinjani Longsor

News | Senin, 30 Juli 2018 | 06:39 WIB

Gempa Lombok, 500 Pendaki Masih Berada di Danau Segara Anak

Gempa Lombok, 500 Pendaki Masih Berada di Danau Segara Anak

News | Senin, 30 Juli 2018 | 06:21 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×