Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Keluarga: Tak Ada Musuh

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 30 Juli 2018 | 15:13 WIB
Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Keluarga: Tak Ada Musuh
Bom molotov di Rumah Mardani Ali Sera.

Suara.com - Polisi telah meminta keterangan keluarga politikus PKS Mardani Ali Sera terkait kasus pelemparan bom molotov. Berdasarkan keterangan keluarga, Mardani tak pernah memiliki masalah dengan orang lain sebelum rumahnya jadi sasaran bom molotov oleh pelaku misterius.

"Dari keterangan keluarga, beliau (Mardani) belum pernah ada musuhan dengan orang. Selama ini tak pernah ada sengketa dengan siapapun," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto di Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Namun demikian, Indarto belum mengecek keteragan Mardani yang telah diperiksa di Polsel Pondok Gede, Jumat (27/7/2018). Indarto tak mengetahui keterangan Mardani terkait perkara teror molotov tersebut.

"Kalau dari pak Mardani saya belum baca (berita acara pemeriksaan)," katanya.

Indarto menyampaikan, alasan polisi memeriksa Indarto untuk memastikan apakah pentolan gerakan #2019GantiPresiden itu pernah diteror atau memiliki masalah dengan orang lain. Pemeriksaan terhadap Mardani, kata Indarto untuk mengetahui apakah ada motif politik di balik kasus pelemparan bom molotov tersebut.

"Nah itu, saya kan belum baca. Kan beliau bisa berikan informasi, A, B dan C. Apa beliau pernah punya perselisihan dengan orang lain, apakah pernah," katanya.

Sebelumnya, rumah Mardani di Jalan KH. Ahmad Madani, Nomor 99, RT 9, RW 9, Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (19/7/2018) dini hari menjadi sasaran pelemparan bom molotov. Dari penyelidikan sementara, pelaku yang melakukan aksi teror bom molotov itu berjumlah dua orang.

Aksi pelemparan bom molotov itu sempat dipergoki petugas keamanan yang sedang melakukan patroli di sekitar rumah Mardani. Saat terpergok, pelaku yang menggunakan sepeda motor sempat melemparkan satu bom molotov dan langsung melarikan diri.

Polisi pun sedang mengidentifikasi sidik jari dari kedua pelaku melalui temuan sebuah botol molotov yang masih utuh di dekat kediaman Mardani.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Pelempar Bom ke Rumah Mardani Ali Sera Terencana

Polisi: Pelempar Bom ke Rumah Mardani Ali Sera Terencana

News | Senin, 30 Juli 2018 | 14:34 WIB

Kesaksian Mardani Ali Sera saat Rumahnya Dilempar Bom Molotov

Kesaksian Mardani Ali Sera saat Rumahnya Dilempar Bom Molotov

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 18:32 WIB

Bom Molotov, Mardani Ali Sera Akan Diperiksa Polisi Pekan Ini

Bom Molotov, Mardani Ali Sera Akan Diperiksa Polisi Pekan Ini

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 19:23 WIB

Teror Bom Molotov, Rumah Mardani Ali Sera Dijaga Ketat Polisi

Teror Bom Molotov, Rumah Mardani Ali Sera Dijaga Ketat Polisi

News | Senin, 23 Juli 2018 | 17:04 WIB

Rumah Ketua DPP PKS Dibom Terkait Pilpres? Ini Kata Polisi

Rumah Ketua DPP PKS Dibom Terkait Pilpres? Ini Kata Polisi

News | Senin, 23 Juli 2018 | 16:32 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB