PVMBG Sebut Gempa Lombok Tak Ganggu Aktivitas Gunung Rinjani

Bangun Santoso

Selasa, 31 Juli 2018 | 16:33 WIB
PVMBG Sebut Gempa Lombok Tak Ganggu Aktivitas Gunung Rinjani
Petugas mengevakuasi pendaki Gunung Rinjani yang sempat terjebak longsor akibat gempa bumi di Pos Bawaknao, Sembalun, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7). Sebanyak 560 pendaki sempat terjebak di Gunung Rinjani akibat gempa bumi yang terjadi pada hari minggu (29/7). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Kepala Sub Bidang Gempa Bumi dan Tsunami Wilayah Barat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Akhmad Solikhin mengatakan gempa berskala 6,4 SR yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak mengganggu aktivitas gunung Rinjani.

"Hingga saat ini tidak ada peningkatan aktivitas gunung Rinjani. Sebelum gempa ada di level II waspada. Nah setelah gempa hingga saat ini aktivitas vulkaniknya tidak ada peningkatan," kata Solikhin, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018).

Meski tidak memberikan efek terhadap aktivitas gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia itu, tapi Solikhin mengimbau para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas pendakian di gunung api setinggi 3.726 mdpl itu.

"Statusnya kini waspada level 2. Rekomendasi tidak boleh beraktivitas 1,5 kilometer dari kawah Barujari tidak boleh bertenda dan pendakian," jelasnya.

Selain itu, dia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak tersulut kabar hoax yang banyak beredar terkait gempa tektonik yang melanda kawasan Lombok itu.

"Masyarakat tetap mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Namun, masyarakat pun harus tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang energinya lebih kecil dari kejadian gempa bumi utama," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Gempa Bumi dan Tsunami Wilayah Timur, PVMBG, Arifin Joko Pradipto mengatakan, terjadi gempa susulan yang mengguncang daerah Lombok, usai gempa puncak yang terjadi sebelumnya.

"Yang tercatat oleh BMKG terjadi sekitar 303 kali gempa susulan. Tapi magnitude-nya semakin kecil. Kalau catatan kami gempa susulan itu sudah terjadi sekitar 400 kali, tapi itu cenderung normal," kata dia.

Kontributor : Aminuddin

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB: Korban Jiwa Gempa Lombok 17 Orang

BNPB: Korban Jiwa Gempa Lombok 17 Orang

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:23 WIB

PVMBG Mulai Periksa Kondisi Geologi Pasca Gempa Lombok

PVMBG Mulai Periksa Kondisi Geologi Pasca Gempa Lombok

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:14 WIB

Ada 346 Kali Gempa Susulan di Lombok, Ini Penjelasan BNPB

Ada 346 Kali Gempa Susulan di Lombok, Ini Penjelasan BNPB

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:00 WIB

Kementerian PUPR Bangun 5 Bendungan Baru di NTB

Kementerian PUPR Bangun 5 Bendungan Baru di NTB

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 12:05 WIB

Jenazah Korban Gempa Lombok di Rinjani Dievakuasi Hari Ini

Jenazah Korban Gempa Lombok di Rinjani Dievakuasi Hari Ini

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 07:38 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×