PVMBG Mulai Periksa Kondisi Geologi Pasca Gempa Lombok

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 31 Juli 2018 | 16:14 WIB
PVMBG Mulai Periksa Kondisi Geologi Pasca Gempa Lombok
Gempa di Lombok (instagram @daretarc)

Suara.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM mengirimkan Tim tanggap darurat ke wilayah-wilayah di Lombok. Pengiriman itu pasca gempa bumi 6,4 Skala Richter mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (29/7/2018) lalu.

Kepala Sub Bidang Gempa Bumi dan Tsunami Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian ESDM, Arifin Joko Pradipto mengatakan, setidaknya ada empat personil yang sudah berada di Lombok sejak 30 Juli 2018 kemarin.

"Tim Tanggap Darurat (TTD) ini bertugas untuk melakukan koordisnasi dengan instansi terkait terkait dengan penanggulanan bencana," ujar Arifin di Gedung Badan Geologi, Jalan Dipenogoro, Bandung, Selasa (31/7/2018)

Menurut Arifin, keempat orang TTD tersebut juga melakukan pemeriksaan dampak gempa bumi dan kondisi geologi setempat. Kemudian melakukan pengukuran mikroremor untuk untuk mengetahui karakteristik tanas setempat, dan identifikasi sumber dari gempa bumi.

"Nantinya tim tersebut memberikan rekomendasi teknis terkait mitigasi gempa bumi kepada Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, Bupati Lombok Utara terkait kejadian gempa bumi kemarin," katanya.

Tak hanya itu, lanjut Arifin, dari hasil yang di dapatkan di lapangan, kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh sesar/patahan aktif jenis sesar naik pada zona sesar busy Flores (Flores Back Arc).

"Kejadian gempa bumi tersebut diikuti serangkaian gempa bumi susulan," kata dia.

Arifin melanjutkan, daerah Lombok Timur dan Lombok Utara merupakan daerah yang dekat dengan lokasi gempa bumi, karena daerah tersebut merupakan dataran hingga pembukitan terjal. Akan tetepi, intensitas gempa bumi maksimum terjadi di arah Lombok Timur pada Skala VII MMI.

Meski rawan terjadi gempa bumi susulan, masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang menyesatkan tentang gempa bumi.

baca juga

"Masyarakat agar tetap waspada dengan gempa bumi susulan, yang energinya lebih kecil dari kejadian gempa bumi utama," tuturnya. (Rachman)

Kontributor : Rizki Aulia Rachman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada 346 Kali Gempa Susulan di Lombok, Ini Penjelasan BNPB

Ada 346 Kali Gempa Susulan di Lombok, Ini Penjelasan BNPB

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:00 WIB

Kementerian PUPR Bangun 5 Bendungan Baru di NTB

Kementerian PUPR Bangun 5 Bendungan Baru di NTB

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 12:05 WIB

Jenazah Korban Gempa Lombok di Rinjani Dievakuasi Hari Ini

Jenazah Korban Gempa Lombok di Rinjani Dievakuasi Hari Ini

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 07:38 WIB

Selasa Pagi, Lombok dan Nias Bergantian Dilanda Gempa

Selasa Pagi, Lombok dan Nias Bergantian Dilanda Gempa

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 07:22 WIB

Perjuangan 5 Perempuan Lombok Melahirkan di Tenda Gempa

Perjuangan 5 Perempuan Lombok Melahirkan di Tenda Gempa

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 07:10 WIB

Terkini

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Video | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 17:55 WIB

×