Pasca Herdi Ditembak Mati Eks Tentara, Keluarga Tinggalkan Rumah

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 01 Agustus 2018 | 10:27 WIB
Pasca Herdi Ditembak Mati Eks Tentara, Keluarga Tinggalkan Rumah
Rumah korban tembak mati Herdi Sibolga di Penjaringan, (Suara.com/Arga)

Suara.com - Pasca kejadian penembakan yang menyasar ke Herdi Sibolga (45), keluarganya meninggalkan rumah. Herdi yang merupakan warga Jelambar, Jakarta Utara tewas dibrondong 2 peluru oleh gerombolan bandit, salah satunya adalah mantan tentara TNI Angkatan Laut, Abdullah Sunandar, Jumat (20/7/2018) lalu.

Suara.com datang ke rumah keluarga Herdi di Jalan Jelambar Aladin, RT.3 RW.6, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Rumah yang biasa dihuni oleh istri Herdi tampak sepi. Pagar luar dan pintu rumahnya terkunci rapat.

Tetangga korban, Hamidi (71) menuturkan setelah Herdi dimakamkan, Selasa (24/7/2018) di Tempat Pemakaman Umum Tegal Alur, Jakarta Barat, keluarga Herdi jarang berada di kediamannya. Dirinya menuturkan jika keluarga Herdi kini berada di kawasan Palem, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Setahu saya mereka semua (keluarga Herdi) belum pulang lagi ke sini. Dengar-dengar di daerah Palem, tempat adiknya Pak Herdi," kata Hamidi di Jalan Jelambar Fajar, Gang Code, RT.2 RW.7, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (1/8/2018).

Hamidi mengatakan jika istri Herdi hanya sesekali kembali ke rumah hanya untuk sekedar mengambil pakaian, setelah itu pergi lagi. Keempat anaknya pun berada di Palem, Cengkareng, di kediaman sanak saudara Herdi.

"Paling kalau pulang ke rumah cuma sebentar, setelah itu pergi lagi. Ambil pakaian saja," jelasnya.

Dalam kasus penembakan yang menewaskan Herdi, polisi telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Abdullah Sunandar alias AS atau Abdullah Sunandar (41), JS (36) PWT (32), dan SM (41).

Terkait kasus pembunuhan terhadap Herdi, keempat tersangka merupakan pembunuh bayaran suruhan lawan bisnis korban berinisial AX. Mereka dijanjikan akan diberikan uang Rp400 juta untuk menghabisi nyawa Herdi. Kini, polisi masih memburu AX yang menjadi dalang dalam kasus pembunuhan tersebut.

Herdi ditembak mati di dekat kediamannya di Jalan Jelambar Fajar, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). Penembakan itu terjadi saat korban pulang kantor. Para eksekutor langsung menembak bagian leher dan ketiak Herdi usai dibuntuti dari tempat kerjanya di kawasan Muara Angke, Penjaringan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istri Eks Tentara Penembak Mati Herdi Ternyata Polisi di Bekasi

Istri Eks Tentara Penembak Mati Herdi Ternyata Polisi di Bekasi

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 09:56 WIB

TNI AL Akui Penembak Mati Herdi Sibolga Mantan Tentara

TNI AL Akui Penembak Mati Herdi Sibolga Mantan Tentara

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 12:36 WIB

Istri Eksekutor Penembakan Herdi Seorang Polwan di Polres Bekasi

Istri Eksekutor Penembakan Herdi Seorang Polwan di Polres Bekasi

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 09:06 WIB

Eksekutor Penembakan Herdi Sibolga Ternyata Pecatan TNI

Eksekutor Penembakan Herdi Sibolga Ternyata Pecatan TNI

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 08:29 WIB

Diburu, Ini Profil Dalang Penembakan Herdi Sibolga di Penjaringan

Diburu, Ini Profil Dalang Penembakan Herdi Sibolga di Penjaringan

News | Senin, 30 Juli 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:52 WIB

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 16:50 WIB

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

×