TNI AL Akui Penembak Mati Herdi Sibolga Mantan Tentara

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 31 Juli 2018 | 12:36 WIB
TNI AL Akui Penembak Mati Herdi Sibolga Mantan Tentara
Tersangka kasus Penembakan Herdi Sibolga di Mapolda, Jakarta, Sabtu (28/7/2018). (Suara.com/Nikolas Tolen)

Suara.com - Kepala Sub Dinas Penerangan Umum (Kasubdispenum) Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) Kolonel Laut (KH) Heddy Sakti mengakui jika Abdullah Sunandar yang menjadi eksekutor penembakan mati Herdi Sibolga di Penjaringan, Jakarta Utara adalah mantan anggota TNI AL.

"Betul (Abdullah Sunandar, mantan prajurit TNI AL)," kata Heddy saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (31/7/2018).

Namun, karena sudah dipecat dari satuan TNI AL, Heddy enggan mengomentari soal sosok Sunandar yang kini sudah berstatus tersangka dalam aksi pembunuhan terhadap Herdi.

"Mengingat yang bersangkutan (Sunandar) sekarang bukan prajurit TNI AL. Jadi bukan kapasitas kami memberikan statement," katanya.

Heddy juga tak mau membeberkan tindakan pelanggaran apa yang dilakukan Sunandar hingga berujung diberikan sanksi berat berupa pemecatan. Dia pun tak mau menjelaskan kapan Sunandar diberhentikan sebagai prajurit TNI.

"Saya kurang tahu (kapan waktu pemecatan Sunandar)," tandasnya.

Sebelumnya, Sunandar yang menjadi eksekutor penembakan terhadap Herdi disebut-sebut merupakan bekas anggota marinir. Hal itu disampaikan seseorang berinisial J yang mengaku tahu sosok Sunandar.

"Iya, bekas dari TNI. Marinir ya, cuma udah dipecat. Cuma nggak tahu dipecatnya karena apa," kata J kepada Kriminologi.id (jejaring Suara.com), Senin (30/7/2018).

Dari informasi yang diperoleh, Sunandar tinggal di Medan Satria, Kota Bekasi. Namun rumah tersebut bukan rumah Sunandar. Rumah itu ditempati Abdullah dan Ita, mertua Sunandar.

J mengaku tahu sosok Sunandar karena eksekutor pembunuhan Herdi Sibolga itu kerap datang di rumah mertuanya itu untuk menitipkan anaknya.

"Yang saya tahu dia datang ke sini cuma nitipin anaknya doang. Abis itu datang terus balik ke rumahnya lagi. Nggak tahu rumahnya di mana," kata dia.

Dalam kasus penembakan yang menewaskan Herdi, polisi telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Abdullah Sunandar alias AS (41), JS (36) PWT (32), dan SM (41).

Terkait kasus pembunuhan terhadap Herdi, keempat tersangka merupakan pembunuh bayaran suruhan lawan bisnis korban berinisial AX. Mereka dijanjikan akan diberikan uang Rp400 juta untuk menghabisi nyawa Herdi.

Kini, polisi masih memburu AX yang menjadi dalang dalam kasus pembunuhan tersebut.

Herdi ditembak mati di dekat kediamannya di Jalan Jelambar Fajar, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). Penembakan itu terjadi saat korban pulang kantor. Para eksekutor langsung menembak bagian leher dan ketiak Herdi usai dibuntuti dari tempat kerjanya di kawasan Muara Angke, Penjaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istri Eksekutor Penembakan Herdi Seorang Polwan di Polres Bekasi

Istri Eksekutor Penembakan Herdi Seorang Polwan di Polres Bekasi

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 09:06 WIB

Eksekutor Penembakan Herdi Sibolga Ternyata Pecatan TNI

Eksekutor Penembakan Herdi Sibolga Ternyata Pecatan TNI

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 08:29 WIB

Diburu, Ini Profil Dalang Penembakan Herdi Sibolga di Penjaringan

Diburu, Ini Profil Dalang Penembakan Herdi Sibolga di Penjaringan

News | Senin, 30 Juli 2018 | 09:00 WIB

Sebelum Ditembak Mati, Herdi Dibuntuti dari Kantor Sampai Rumah

Sebelum Ditembak Mati, Herdi Dibuntuti dari Kantor Sampai Rumah

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 14:47 WIB

Dalang Pembunuh Herdi Janjikan Rp 400 Juta kepada Para Eksekutor

Dalang Pembunuh Herdi Janjikan Rp 400 Juta kepada Para Eksekutor

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 14:34 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB