Cerita Anak, Detik-detik Nenek Lim Dibunuh Sadis 3 Tamu Misterius

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 01 Agustus 2018 | 10:44 WIB
Cerita Anak, Detik-detik Nenek Lim Dibunuh Sadis 3 Tamu Misterius
Korban pembunuhan Lim Tjiu Hio (66) atau Nenek Lim. (ist)

Suara.com - Polisi telah memeriksa Suhawi (33), korban yang turut luka-luka akibat serangan pembunuh Nenek Lim Tjio Hiu (66). Korban selamat itu pun menceritakan kepada polisi terkait kronologis aksi penyerangan saat masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara akibat luka tusuk di bagian perut.

"(Anak korban) sudah kami periksa. Dia (Suhawi) kan jadi saksi di situ pas kejadian," kata Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim kepada Suara.com, Rabu (1/8/2018).

Berdasarkan keterangan Suhawi, kata Mustakim pembunuh ibu kandungnya itu berjumlah tiga orang. Aksi pembunuhan itu terjadi saat Suhawi menengok Lim di rumahnya di kompleks Villa Kapuk Mas, Blok H5, Penjaringan, Jakut, Kamis (26/7/2018) sore.

"Katanya memang ada tiga orang yang datang," kata dia

Namun, Mustakim enggan menjelaskan masalah apa yang menjadi penyebab Lim dan Suhawi diserang ketiga pelaku misterius tersebut. Saat disinggung apakah motif pembunuhan itu karena masalah uang, Mustakim belum mau menjawab.

"Motifnya belum jelas. Nanti aja kalau pelakunya sudah tertangkap, saya jelaskan secara lengkap," katanya.

Saat diperiksa sebagai saksi mata, Suhawi mengaku tak mengenali wajah dari ketiga pelaku pembunuhan tersebut. Korban enggak kenal (dengan tiga pelakunya)," kata dia.

Lebih lanjut, Mustakim pun menjelaskan tim dokter rumah sakit telah mempersilahkan korban untuk pulang ke rumahnya.

"Suhawi sudah pulang. Kami periksanya di rumah sakit," tandas Mustakim.

baca juga

Sebelumnya, Lim ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusukan di bagian perut hingga menembus ulu hati. Saat ditemukan, perempuan paruh baya itu juga mengalami luka-luka di bagian tangan akibat tusukan pisau pelaku.

Selain Lim, sang putra juga ditemukan sudah tergeletak di lantai dengan luka tusukan di bagian perut. Beruntung, nyawa Suhawi dapat diselamatkan setelah dilarikan ke Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Penjaringan.

Dugaan sementara, motif kasus pembunuhan tersebut karena masalah uang. Pelaku yang telah membunuh perempuan paruh baya itu pun diduga orang dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Masih Kumpulkan Bukti Kasus Pembunuhan Nenek Lim

Polisi Masih Kumpulkan Bukti Kasus Pembunuhan Nenek Lim

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:39 WIB

Alasan Polisi Sulit Ungkap Kasus Pembunuhan Nenek Lim

Alasan Polisi Sulit Ungkap Kasus Pembunuhan Nenek Lim

News | Senin, 30 Juli 2018 | 14:33 WIB

Polisi Pastikan Nenek Lim Tewas karena Luka Tusuk

Polisi Pastikan Nenek Lim Tewas karena Luka Tusuk

News | Senin, 30 Juli 2018 | 14:20 WIB

Kasus Pembunuhan Nenek Lim, Polisi Periksa Anak Korban

Kasus Pembunuhan Nenek Lim, Polisi Periksa Anak Korban

News | Senin, 30 Juli 2018 | 13:32 WIB

Pengakuan Satpam: Nenek LTH Tidak Tewas karena Ditikam

Pengakuan Satpam: Nenek LTH Tidak Tewas karena Ditikam

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 02:00 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×