Hotman Paris Kritik Kebijakan Ganjil Genap Akhir Pekan Tak Logis

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 06 Agustus 2018 | 18:12 WIB
Hotman Paris Kritik Kebijakan Ganjil Genap Akhir Pekan Tak Logis
Hotman Paris. (instagram)

Suara.com - Kebijakan perluasan ganjil genap yang diputuskan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kritikan dari masyarakat. Salah satu yang mengkritik kebijakan tersebut yakni artis yang juga pengacara kondang Hotman Paris melalui video.

Video kritikannya tersebut dilontarkan Hotman melalui akun instagramnya @hotmanparisofficial. Video tersebut diunggah pada Sabtu (4/8/2018). Hingga kini unggahan tersebut sudah ditonton oleh 381.112 dan 1.665 komentar.

Dalam postingannya, Hotman menilai kebijakan perluasan ganjil genap kurang logis terlebih diterapkan pada akhir pekan.

"Halo bapak Gubernur DKI dan sahabat saya Sandiaga Uno, peraturan mengenai pemakaian mobil ganjil-genap sangat membebani rakyat dan agak kurang logis terutama Sabtu Minggu," ujar Hotman melalui akun instagramnya.

Di video tersebut, Hotman mencontohkan dampak kebijakan ganjil genap yakni banyak yang beribadah di hari Minggu. Sebab kata Hotman, tidak semua orang memiliki kendaraan lebih dari satu dan juga kondisi jalanan yang biasanya sepi di hari Sabtu dan Minggu.

"Apalagi hari Minggu banyak orang beribadah, kan tidak semua orang kaya punya dua mobil, lagi pula hari Minggu itu kan jalanan sepi kenapa harus dilarang? Dan Masyarakat berhak memakai mobilnya kan sudah membayar pajak penuh. Pajak nya begitu tinggi dan Pemda DKI juga dapat," kata dia.

Karena itu, Hotman meminta Anies-Sandiaga untuk tidak memberlakukan kebijakan perluasan ganjil genap di hari Sabtu-Minggu.

Pasalnya kata Sandiaga kebijakan perluasan ganjil genap sangat membebani masyarakat yang seharusnya bisa menikmati jalan umum, lantaran sudah membayar pajak yang mahal.

"Tolong Sabtu Minggu jangan diterapkan ganjil genap, itu sangat membebani rakyat, salam untuk sahabat saya terutama wakil gubernur DKI, salam Hotman Paris, semangat Kopi Joni," tutup Hotman melalui videonya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Dekat Velodrome, Sandiaga Perintahkan Ini ke Jajarannya

Kebakaran Dekat Velodrome, Sandiaga Perintahkan Ini ke Jajarannya

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 16:41 WIB

Sandiaga Sebut Beberapa Rekannya Terisolasi Akibat Gempa Lombok

Sandiaga Sebut Beberapa Rekannya Terisolasi Akibat Gempa Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 15:20 WIB

Sandiaga: DKI Siap Bantu Korban Gempa Lombok

Sandiaga: DKI Siap Bantu Korban Gempa Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:17 WIB

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Diduga Tiga Orang

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Diduga Tiga Orang

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 11:30 WIB

Marah Kali Item Dicorat-coret, Sandiaga Ancam Beri Sanksi Tegas

Marah Kali Item Dicorat-coret, Sandiaga Ancam Beri Sanksi Tegas

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 01:02 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB