Rumah Dilempar Bom Molotov, Kapitra Sering Dapat Teror Telepon

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 07 Agustus 2018 | 14:47 WIB
Rumah Dilempar Bom Molotov, Kapitra Sering Dapat Teror Telepon
Kapitra Ampera jadi caleg PDIP dapil Sumatera Barat. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Polisi telah memeriksa eks pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera terkait aksi teror bom molotov yang terjadi di rumahnya, Jalan Tebet Timur Dalam VIII, Nomor 16, RT 2, RW 9, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (6/8/2018) malam. Kapitra sering diteror.

Saat menjalani pemeriksaan di Polsek Tebet, Kapitra mengaku kerap mendapatkan ancaman teror di telepon selulernya dari sejumlah nomor kontak misterius.

"Sudah kita mintai keterangan. Iya (Kapitra mengaku kerap diteror)," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (7/8/2018).

Namun, Indra tak menjelaskan bentuk ancaman teror yang diduga kerap dialami Kapitra sebelum rumahnya dilempar bom molotov orang tak dikenal. Pasalnya, kata dia, hasil keterangan Kapitra yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut masih dianalisa oleh penyidik

"Belum, belum saya belum tahu kalau sampai ke situ (bentuk ancamannya) ya, itu yang masih dalami, yang jelas masih berproses," katanya.

Indra juga tak mau berspekulasi saat disinggung apakah teror bom molotov ini masih berkaitan atau tidak dengan aktivitas Kapitra pasca terjun ke dunia politik. Diketahui, belum lama ini, PDI Perjuangan telah resmi meminang Kapitra sebagai Bakal Calon Legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat.

Dia menambahkan, sejauh ini, belum ada petunjuk-petunjuk yang ditemukan jika motif pelemparan bom molotov berkaitan dengan aktitvitas politik yang dilakukan Kapitra.

'Kita belum tahu, sebelum ada bukti-bukti yang membuktikan pelakunya siapa kita belum bisa. Kita tetep unsur pidananya aja, kita tidak sampai sejauh itu," tandas Indra.

Sebelumnya, kediaman Kapitra di Jalan Tebet Timur Dalam VIII, Nomor 16, RT 2, RW 9, Tebet, Jakarta Selatan menjadi sasaran teror bom molotov, Senin (6/8/2018) malam.

baca juga

Aksi pelemparan bom molotov itu terjadi Kapitra tak berada di rumah karena sedang melaksanakan salat Isya di Masjid Al Ittihad. Namun, aksi pelemparan bom molotov itu diketahui Y (30), Asisten Rumah Tangga yang bekerja di rumah Kapitra. Perihal kasus ini, polisi sedang mengidentifikasi dua orang yang dicurigai sebagai pelaku pelemparan bom molotov. Hal itu diketahui dari pemeriksaan rekaman kamera pengawas atau CCTV di kediaman Kapitra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terekam CCTV, saat Rumah Kapitra Ampera Dilempar Bom Molotov

Terekam CCTV, saat Rumah Kapitra Ampera Dilempar Bom Molotov

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 13:43 WIB

Kasus Teror Bom Molotov, Polisi Periksa Istri Kapitra Ampera

Kasus Teror Bom Molotov, Polisi Periksa Istri Kapitra Ampera

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:04 WIB

Terduga Pelempar Bom di Rumah Kapitra Ampera Gunakan Sepeda Motor

Terduga Pelempar Bom di Rumah Kapitra Ampera Gunakan Sepeda Motor

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 11:25 WIB

Dilempar Bom Molotov, Garasi Rumah Kapitra Ampera Jebol

Dilempar Bom Molotov, Garasi Rumah Kapitra Ampera Jebol

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 11:00 WIB

Kapitra Ampera Kerap Diteror Setelah Jadi Caleg PDIP

Kapitra Ampera Kerap Diteror Setelah Jadi Caleg PDIP

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 10:33 WIB

Terkini

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×