Gempa Lombok, PUPR Mobilisasi Alat Berat dan Tangki Air

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 08 Agustus 2018 | 22:57 WIB
Gempa Lombok, PUPR Mobilisasi Alat Berat dan Tangki Air
Helikopter Basarnas terbang rendah saat patroli mengelilingi pulau Gili Air, Lombok Utara, NTB, Rabu (8/8). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah bantuan berupa alat bera untuk korban gempa Lombok. Serta sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi bagi korban.

Pada saat gempa 6,4 SR terjadi tanggal 29 Juli 2018, Satker Tanggap Darurat Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR telah memobilisasi bantuan seperti mobil tangki air, mobil tinja, hidran umum, wc portable, tenda hunian darurat, genset, tong sampah dan kantong plastik ke lokasi bencana di Kabupaten Lombok Timur, terutama di Kecamatan Sambelia dan Kecamatan Sembalun yang terkena dampak paling parah saat itu.

Pengiriman bantuan terus dilanjutkan pasca gempa 7 SR, Minggu (5/8/2018) dimana Kabupaten Lombok Utara menjadi daerah paling parah mengalami kerusakan. Alat berat sangat dibutuhkan untuk melakukan pembersihan dan evakuasi korban dari reruntuhan rumah atau bangunan.

“Untuk alat berat, kita kerahkan dari proyek terdekat yang sedang berlangsung, seperti dari proyek bendungan, baik yang dimiliki Balai Kementerian PUPR maupun kontraktor BUMN dan swasta disana,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Sejumlah alat berat sudah disebar ke beberapa titik, yakni Posko PUPR di Kecamatan Tanjung sebanyak 3 escavator, 2 doser, dan 8 dump truck, di KM 28 tersedia 1 Loader, 1 Tailer, dan 1 Mobil Crane, KM 38, KM 46 dan KM 63 masing-masing satu escavator untuk membersihkan longsoran/batu di badan jalan.

Jumlah alat berat akan ditambah karena akan ada 2 escavator yang akan ditempatkan di Posko PUPR Tanjung. Sehingga total alat berat yang siap dimobilisasi sebanyak 8 ekskavator, 2 dozer, 8 dump truk, 1 Loader, 1 trailer, dan 1 mobil crane.

Menteri Basuki yang mengunjungi lokasi gempa pada Senin (6/8) atau sehari setelah kejadian, mengatakan rumah-rumah yang hancur masih menggunakan konstruksi yang sederhana berupa tumpukan bata yang direkatkan bukan dengan semen namun hanya lumpur serta tanpa kolom sehingga mudah runtuh terkena guncangan gempa.

Kementerian PUPR juga siap membantu proses verifikasi rumah yang hancur, serta supervisi pembangunan kembali rumah-rumah yang rusak pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. “Apabila supervisi dilakukan oleh Kementerian PUPR maka akan mengacu pada standar desain rumah tahan gempa,” ujar Menteri Basuki.

Sebelumnya untuk rumah yang hancur akibat gempa pertama di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta per unit.

baca juga

Kementerian PUPR hari ini (8/8) juga melakukan pengiriman sebanyak 10 mobil tangki air yang didatangkan dari gudang Kementerian PUPR di Bali dan sudah tiba di Kabupaten Lombok Utara tadi sore.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan Achmad Ghani Gazaly selaku Kordinator Tim Tanggap Bencana di Lombok mengatakan untuk bantuan air bersih dan sanitasi difokuskan pada lokasi pengungsian, rumah sakit, dan permukiman yang dihuni banyak penduduk. Selain mendatangkan peralatan dari luar, Kementerian PUPR juga mengoptimalkan sumur bor yang telah dibangun sebelumnya sebagai sumber air bersih masyarakat.

Diantaranya dua titik sumur bor dengan kapasitas 10 liter/detik yang telah dilengkapi pompa dan digunakan untuk mensuplai air bagi Rumah Sakit Tanjung yang berada dekat Kantor Bupati Lombok Utara. Pengoperasian pompa masih menggunakan genset karena aliran listrik masih belum berfungsi.

Air dari sumur bor juga dialirkan ke lokasi pengungsian melalui penyambungan ke jaringan pipa PDAM Kabupaten Lombok Utara yang saat belum berfungsi. Distribusi air bersih menggunakan juga 2 mobil tangki air yang sudah ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Data Korban Jiwa Gempa Lombok Berbeda-beda, BNPB : Semua Benar

Data Korban Jiwa Gempa Lombok Berbeda-beda, BNPB : Semua Benar

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 22:11 WIB

Polwan Bantu Obati Trauma Anak-anak Korban Gempa Lombok

Polwan Bantu Obati Trauma Anak-anak Korban Gempa Lombok

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 21:58 WIB

Cerita Zohri Menangis Saat Gempa Lombok, Rumah Tetangga Rata

Cerita Zohri Menangis Saat Gempa Lombok, Rumah Tetangga Rata

Sport | Rabu, 08 Agustus 2018 | 20:53 WIB

Suara Tangis di Bawah Runtuhan Masjid Korban Gempa Lombok

Suara Tangis di Bawah Runtuhan Masjid Korban Gempa Lombok

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 20:45 WIB

Keliru Pahami Konteks, Facebook Minta Maaf soal Gempa Lombok

Keliru Pahami Konteks, Facebook Minta Maaf soal Gempa Lombok

Tekno | Rabu, 08 Agustus 2018 | 20:29 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB