Begini Isi 6 Saran Muhammadiyah kepada Prabowo-Sandiaga

Ade Indra Kusuma, Muhammad Yasir

Selasa, 14 Agustus 2018 | 00:30 WIB
Begini Isi 6 Saran Muhammadiyah kepada Prabowo-Sandiaga
Saran Muhammadiyah kepada Prabowo-Sandiaga [Yasir/Suara.com]

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan enam saran strategis kepada bakal capres cawapres pasangan Prabowo-Sandiaga. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan kebijakan pemerintahan lima tahun kedepan jika pasangan tersebut terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

Ketum PP Muhammadiyah memaparkan, sebagai hal penting yang pertama masukannya yakni sebagai pemimpin negara harus mengutamakan agama, Pancasila dan kebudayaan luhur bangsa Indonesia yang hendaknya menjadi fondasi nilai dan inspirasi yang mendasar dalam menentukan kebijakan. Hal itu menurutnya guna mewujudkan kebijakan strategis serta arah moral spiritual bangsa.

"Jangan sampai ada kebijakan yang bertentangan dengan nilai dasar luhur yang hidup dalam jatidiri bangsa dan menghindari primordialisme SARA," tutur Haedar di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (13/8/2018).

Selanjutnya yang kedua, kata Haedar yang tak kalah penitingnya terkait kedaulatan negara di bidang politik, ekonomi dan budaya termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam. Menurutnya kebijakan tersebut harus berpihak kepada rakyat dan memgutamakan hajat hidup bangsa. 

Ketiga, mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi secara progresif dengan membuat kebijakan yang berani sesuai amanat konstitusi.

Keempat, yang menjadi masukannya yakni rekontruksi pendidikan dan pembangunan SDM harus menjadi prioritas penting dalam menentukan kebijakan lima tahun kedepan. Hal itu menurutnya untuk menjadikan Indonesia unggul dan berdaya saing tinggi dengan bangsa lain.

Masukkan kelima, pemerintah harus mampu melakukan kebijakan reformasi birokrasi yang progresif dan sistemik dengan prinsip good governance. Menjunjung tinggi meritokrasi tanpa disandera kepentingan politik partisan.

Sebagai masukan yang terakhir, yakni melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif dan berdaulat dalam melindungi kepentingan dalam negeri. Selain itu dapat menjadikan Indonesia selaku negara dengan penduduk muslim terbesar sebagai kekuatan strategis di dunia Islam.

Terkait hal itu, Prabowo menanggapi masukan yang diberikan PP Muhammadiyah dengan baik. Selain berterima kasih dirinya berjanji akan menjadikan masukan tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan lima tahun kedepan jika dirinya terpilih. 

baca juga

Dirinya juga berharap PP Muhammadiyah dapat terus memberikan masukan yang berdasarkan kajian ilmiah. Sehingga bisa manjadikan bahan dasar penentu kebijakan yang berdasarkan fakta.

"Kami berharap bahwa Muhammadiyah bisa membuka pintunya kepada kami untuk melaksanakan diskusi ilmiah dan kajian secara ilmiah. Supaya kita bisa maju ke rakyat berdasarkan fakta bukan berdasarkan selera," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo dan Sandiaga Uno Sambangi Kantor Muhammadiyah

Prabowo dan Sandiaga Uno Sambangi Kantor Muhammadiyah

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 21:09 WIB

Malam Ini Prabowo - Sandiaga Uno Silahturahmi ke PP Muhammadiyah

Malam Ini Prabowo - Sandiaga Uno Silahturahmi ke PP Muhammadiyah

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 18:05 WIB

Muhammadiyah Dipastikan Netral di Pilpres 2019

Muhammadiyah Dipastikan Netral di Pilpres 2019

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 10:02 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×