Jokowi Ingin Asian Games 2018 Diulang: Saya Ingin Naik Motor Lagi

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 02 September 2018 | 14:47 WIB
Jokowi Ingin Asian Games 2018 Diulang: Saya Ingin Naik Motor Lagi
Presiden Joko Widodo melambaikan tangan ke arah penonton saat pembukaan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno , Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8). [INASGOC/Wahyudin/pras/18]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya tidak rela bila para atlet yang sudah bersusah-payah untuk meraih medali emas dicemooh dan disebut mendapat medali karena Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Bahkan Jokowi ingin Asian Games 2018 kembali diulang untuk kembali melihat kesuksesan

"Saya tidak rela ada yang mencemooh prestasi saudara-saudara, dikatakan kita sebagai tuan rumah diuntungkan. Semua yang jadi tuan rumah pasti diuntungkan," kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Minggu (2/9/2018).

Presiden menyampaikan hal itu dalam Silaturahim dengan para atlet dan pelatih nasional peraih medali pada Asian Games XVIII Tahun 2018 sekaligus penyerahan bonus secara simbolis kepada para atlet dan pelatih yang meraih medali.

Acara itu juga dihadiri oleh Ibu Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Chef de Mission (CdM) kontingen Asian Games Indonesia Syafruddin serta pejabat terkait lainnya.

Para atlet yang hadir antara lain peraih medali emas Defia Rosmaniar (taekwondo), Lindswell Kwok (wushu), Hanifan Yudani (pencak silat), peraih perak Sri Wahyuni (angkat besi), peraih perunggu Bunga Imas (skateboard) dan Bambang Hartono (bridge).

"Semua bukan hanya kita saja tuan rumah yang mendapat keuntungan, tapi kalau tidak ada prestasi ya kalah, tuan rumah siapa pun. Saya tidak rela kata-kata seperti itu karena saya tahu perjuangan saudara-saudara, saya tahu kerja kerasnya lari sana lari sini karena saya tahu prestasi saudara-saudara adalah buah dari kerja keras," tambah Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, tujuan kerja keras itu pun bukan semata-mata untuk mendapatkan medali tapi juga untuk mewujudkan sprotivitas, jiwa besar dalam berkompetisi, kedisplinan, ketekunan, kebersamaan, daya juang hingga persaudaraan.

"Saudara-saudara mempersiapkan ini bertahun-tahun, latihan, kerja keras tanpa kenal lelah, menempa diri dalam berbagai training, try out, kompetisi, dalam dan luar negeri yang selalu terus diikuti, artinya mengorbankan waktu jauh dari keluarga dan teman-teman," ungkap Presiden.

Meski hari Minggu ada upacara penutupan Asian Games XVIII, Presiden bahkan mengaku ingin menghadiri upacara pembukaan lagi seperti pada 18 Agustus 2018 lalu.

baca juga

"Kita tahu Asian Games akan ditutup sore ini, tapi rasanya kita ingin melakukan upacara pembukaan Asian Games lagi. Saya ingin naik motor lagi. Saya ingin ada tambahan 31 medali emas lagi. Saya juga ingin terus melihat merah putih dikibarkan dan lagu Indonesia Raya terus dikumandangkan," ungkap Presiden.

Indonesia total meraih 31 medali emas 24 medali perak 43 medali atau 98 medali dan menduduki peringkat ke-4 negara peraih medali di ajang Asian Games 2018.

"Saya juga mengerti saudara-saudara hampir tak kuat untuk berdiri, tak henti berjuang untuk negara dan ke mana-mana saudara adalah kebahagiaan untuk Indonesia, tangis kekalahan saudara juga pemersatu Indoensia, beban yang harus kita pikul bersama," tambah Presiden.

Presiden juga memuji kesuksesan pihak penyelenggara Asian Games karena berhasil melayani 17 ribu atlet dan official serta 150 ribu pendukung dalam dan luar negeri.

"Kita tahu kita hanya diberikan waktu singkat hanya 3,5 tahun untuk menyiapkan infrastruktur fasilitas olahraga internasional, negara lain punya waktu 8-10 tahun kita hanya 3,5 tahun. Pak Wapres dan Pak Menteri hampir setiap hari dan setiap minggu datang melihat venue, saya juga cek, ini manajemen yang sudah kita hadirkan dari negara kita untuk mempersiapkan perhelatan besar Asian Games 2018," jelas Presiden.

Pemerintah telah menyalurkan bonus Rp1,5 miliar secara penuh tanpa dipotong pajak bagi peraih medali emas Asian Games. Ada pun untuk pasangan atau ganda, mendapatkan Rp1 miliar per orang dan Rp750 juta per orang untuk beregu.

Khusus untuk peraih medali emas, pemerintah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono menyatakan akan membangunkan rumah tipe 36 dengan kisaran Rp70 juta-Rp100 juta.

Bagi peraih medali perak untuk tunggal mendapatkan Rp500 juta, ganda Rp400 juta, dan beregu Rp300 juta per orang. Selanjutnya bagi setiap atlet tunggal yang merebut medali perunggu, dihadiahi Rp250 juta, ganda Rp200 juta dan beregu Rp150 juta per atlet. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Perluas Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Jika GBK Makin Padat

Polisi Perluas Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Jika GBK Makin Padat

News | Minggu, 02 September 2018 | 14:28 WIB

Penutupan Asian Games, 1.800 Polisi Atur Lalu Lintas Jakarta

Penutupan Asian Games, 1.800 Polisi Atur Lalu Lintas Jakarta

News | Minggu, 02 September 2018 | 14:22 WIB

Maruf Amin Ungkap Alasan Jokowi Harus Kembali Jadi Presiden

Maruf Amin Ungkap Alasan Jokowi Harus Kembali Jadi Presiden

News | Minggu, 02 September 2018 | 14:12 WIB

Penutupan Asian Games, GBK Sudah Mulai Dikerumuni Pengunjung

Penutupan Asian Games, GBK Sudah Mulai Dikerumuni Pengunjung

News | Minggu, 02 September 2018 | 13:41 WIB

Wow... Lagu Meraih Bintang Akan Dinyanyikan Dalam Versi India

Wow... Lagu Meraih Bintang Akan Dinyanyikan Dalam Versi India

News | Minggu, 02 September 2018 | 13:24 WIB

Terkini

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×