14 Hari, Gadis Belia Diperkosa Bergilir 9 Lelaki di Hutan

Reza Gunadha

Kamis, 13 September 2018 | 17:14 WIB
14 Hari, Gadis Belia Diperkosa Bergilir 9 Lelaki di Hutan
Ilustrasi

Suara.com - Gadis berusia 16 tahun berinisial RN di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, diperkosa secara bergilir oleh 9 orang selama 14 hari.

Kepala Polres Enrekang Ajun Komisaris Besar Ibrahim mengatakan, RN dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak 22 Agustus 2018.

 “Korban baru ditemukan setelah 14 hari dilaporkan hilang oleh keluarganya kepada kami. Dia ditemukan di dalam hutan pinus,” kata Ibrahim.

Saat ditemukan, kata Ibrahim, RN tengah disekap oleh sejumlah lelaki di hutan pinus kabupaten tersebut.

Setelah diselidiki, RN ternyata disekap oleh pacar serta teman-teman kekasihnya itu yang total berjumlah 9 orang. Dia diperkosa secara bergantian.

RN, sambung Ibrahim, meninggalkan rumahnya di Desa Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang pada hari Rabu, 22 Agustus 2018.

Kala itu, RN dijemput R (27) yang merupakan kekasihnya. RN dibawa R dengan alasan berjalan-jalan merayakan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah.

Oleh R, korban dibawa ke Desa Banti, Kecamatan Baraka. Tapi, setelah itu, RN tak lagi pulang ke rumah hingga ditemukan di hutan pinus pada Selasa, tanggal 4 September 2018.

"Kerabat korban, Sulaeman Rallo, yang ditemani oleh salah satu personel Polsek Baraka mendatangi lokasi penyekapan korban. Keberadaannya diketahui setelah lebih dulu kerabat melihat pesan singkat pacar korban di ponselnya yang tertinggal,” kata Ibrahim kepada Suara.com, Kamis (13/9).

baca juga

Saat ditemukan, RN tengah disekap dan dijaga oleh RR dan A. Mereka lalu dibawa ke Mapolres Enrekang untuk diperiksa.

Hasilnya, selama disekap, RN juga disetubuhi secara bergantian di sejumlah tempat. Selain tersangka R dan A, juga diketahui tujuh lelaki lainnya ikut terlibat.

"Ada sembilan orang pria yang ditetapkan tersangka. Lima di antaranya sudah ditangkap masing-masing empat beralamat di Banti,  yakni RR , D, A , H dan R," jelas Ibrahim.

Kekinian, kata Ibrahim, polisi masih mengejar 4 lelaki lain yang ikut memerkosa RN.

Kontributor : Lirzam Wahid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sehari Jadi Gubernur Sulsel, Nurdin Bawa Truk Canggih Asal Jepang

Sehari Jadi Gubernur Sulsel, Nurdin Bawa Truk Canggih Asal Jepang

News | Jum'at, 07 September 2018 | 15:56 WIB

Prof Nurdin Serukan Warga Sulsel Bersatu Pasca Pilkada 2018

Prof Nurdin Serukan Warga Sulsel Bersatu Pasca Pilkada 2018

News | Kamis, 06 September 2018 | 17:12 WIB

Gubernur Sulsel: Beri Jokowi 5 Tahun Lagi Agar Sempurna

Gubernur Sulsel: Beri Jokowi 5 Tahun Lagi Agar Sempurna

News | Rabu, 05 September 2018 | 17:03 WIB

Kemenpar: Konektivitas Jadi Kunci Promosi Pariwisata Sulsel

Kemenpar: Konektivitas Jadi Kunci Promosi Pariwisata Sulsel

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 18:00 WIB

Sempat Dipenjara, Bocah Diperkosa Kakak Kandung Divonis Bebas

Sempat Dipenjara, Bocah Diperkosa Kakak Kandung Divonis Bebas

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 13:19 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×