Soal Lama Debat Capres-Cawapres, Tim Jokowi Usul 4 Jam

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 14 September 2018 | 19:47 WIB
Soal Lama Debat Capres-Cawapres, Tim Jokowi Usul 4 Jam

Suara.com - Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden Joko Widodo atau Jokowi dan calon wakil presiden Maruf Amin, Aria Bima ikut mengomentari usulan format waktu debat yang disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan.

Ia pun mengusulkan format waktu debat seharusnya ditambah sekitar dua sampai empat jam.

"Mengenai memaparkan visi satu jam, kenapa nggak dua jam sekalian gitu loh? Kenapa nggak empat jam sekalian? Satu jamnya dari mana gitu loh," ujar Aria di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Namun ia mempertanyakan usulan Hinca tidak disampaikan pada saat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat kampanye beberapa tahun silam.

"Dan kenapa Pak Hinca saat Pak SBY kampanye dulu nggak mengusulkan. Saya kira itu ide yang perlu kita cermati, karena alasannya cukup masuk akal bagaimana paparan visi misi program dan kegiatan itu harus dipaparkan," kata dia.

Politisi PDI Perjuangan itu pun mengaku ragu isi pemaparan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jika ada penambahan waktu debat.

"Kalau pak Jokowi empat jam nggak selesai loh, saya malah ragu dari calon sebelah mau apa yang dipaparkan, karena kita dari visi bahkan dari ideologi, visi misi, kebijakan, program, kegiatan lengkap," tutur Aria.

"Karena kalau Pak Jokowi menyampaikan di DPR aja itu 45 menit waktu nota keuangan itu kurang. Apalagi waktu itu pidato kenegaraan saya itu butuh satu jam tujuh menit menyampaikan visi kenegaraan beliau (Jokowi). Dan memberikan satu hal yang sangat visioner kedepaan," sambungnya

Karena itu, ia mengaku pihaknya tak keberatan dengan tantangan perpanjangan waktu saat debat. Namun hal tersebut menjadi kewenangan KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

baca juga

"Jadi bagi saya tidak perlu khawatir jam yang diberikan untuk seorang calon, karena kita bukan sekadar calon tapi juga incumbent saya kira narasi besar sampai hal yang menyangkut kebijakan program dan kegiatan yang sudah dilaksanakan yang baru direncanakan, yang belum dilaksanakan itu kita sangat komprehensif dan integratif hal hal yang terkait dengan apa itu rencana maupun yang sudah dilaksanakan. Saya berterima kasih," ucap Aria.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, seluruh partai koalisi menyarankan format debat yang diterapkan untuk Pilpres 2019 nanti harus menyediakan waktu yang panjang bagi masing-masing kandidat menjabarkan seluruh gagasannya.

"Jadi, satu tema ya sehingga kami puas. 60 menit cukup itu. Tapi kalau cuma 3 menit masing-masing kemudian masing-masing bertanya, ya udah, kaya cerdas cermat dan karena itu dilepas secara terbuka itu yang kami bahas dan kami semua setuju," ujar Hinca di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018) malam.

Oleh karena itu, dirinya serta partai koalisi lainnya meminta kepada KPU untuk mengubah format debat capres - cawapres sebelum ditentukan jadwalnya terlebih dahulu.

"Kami akan minta KPU untuk membuat itu dihapus saja debat ala cerdas cermat tapi menyampaikan pikiran, gagasan besar untuk saat ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erick Thohir Nangis karena Sandiaga, TKN Jokowi: Benar Apa Nggak?

Erick Thohir Nangis karena Sandiaga, TKN Jokowi: Benar Apa Nggak?

News | Jum'at, 14 September 2018 | 19:02 WIB

Jokowi Setuju Tak Ada Istilah Emak-emak, yang ada Ibu Bangsa

Jokowi Setuju Tak Ada Istilah Emak-emak, yang ada Ibu Bangsa

News | Jum'at, 14 September 2018 | 18:41 WIB

Jokowi 2 Periode, Nawacita II Siap Diluncurkan untuk Rakyat

Jokowi 2 Periode, Nawacita II Siap Diluncurkan untuk Rakyat

News | Jum'at, 14 September 2018 | 18:34 WIB

Jokowi - Prabowo Berebut Suara Gusdurian, Siapa Pemenangnya?

Jokowi - Prabowo Berebut Suara Gusdurian, Siapa Pemenangnya?

News | Jum'at, 14 September 2018 | 18:24 WIB

Tim Jokowi Usul Lomba Ngaji, Sandiaga Tolak Berkomentar Negatif

Tim Jokowi Usul Lomba Ngaji, Sandiaga Tolak Berkomentar Negatif

News | Jum'at, 14 September 2018 | 18:19 WIB

Terkini

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB