Kwik Kian Gie Dukung Prabowo, PDIP: Dia Tetap Kader PDIP

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 18 September 2018 | 15:49 WIB
Kwik Kian Gie Dukung Prabowo, PDIP: Dia Tetap Kader PDIP
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi dukungan Kwik Kian Gie ke kubu Prabowo Subianto. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, Kwik Kian Gie masih tetap sebagai kader PDIP. Ia yakin, Kwik Kian Gie tidak akan berpindah partai.

"Ya Pak Kwik kan tidak memutuskan berpindah (partai). Pak Kwik diundang diskusi dan beliau kan sebagai dosen, beliau juga sebagai tokoh di dalam paradigma baru ilmu ekonomi di Indonesia," ujar Hasto di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Peryataan Hasto menanggapi keputusan Kwik Kian Gie yang lebih mendukung pasangan bakal capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Bahkan Kwik Kian Gie masuk dalam tim penasehat ekonomi Prabowo-Sandiaga.

Hasto menilai wajar jika Kwik menyampaikan gagasan-gagasan perekonomian kepada kubu Prabowo-Sandiaga. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak mempermasalahkan perihal status Kwik Kian Gie di PDIP.

"Ya namanya gagasan-gagasan didiskusikan boleh-boleh saja. Jadi kita nggak perlu ribut, apalagi kalau kita lihat tadi dari politik ekonominya dari pak Kwik itu berbeda dengan politik ekonomi pak Sandiaga Uno," ujar Hasto.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin itu juga meminta agar masyarakat tidak berspekulasi perihal pertemuan Kwik Kian Gie dengan kubu Prabowo-Sandiaga.

Bahkan, kata Hasto, pihaknya pun bersedia menjelaskan program ekonomi kepada kubu Prabowo-Sandiaga jika diminta.

"Pak Kwik masih menjadi anggota PDIP. Jadi tolong jangan tutup ruang keadaan publik hanya karena seseorang bertemu pasangan calon minta beri masukannya. Jangankan pak Kwik, dari tim kampanye gimana kira-kira visi misi pak Jokowi akan kami jelaskan," Hasto menandaskan.

Sebelumnya, Kwik Kian Gie sepakat untuk masuk ke dalam tim penasihat ekonomi Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Menurut Kwik Kian Gie Prabowo yang mau merespon nasihat-nasihatnya soal perekonomian negara.

Kwik Kian Gie mengaku pernah menulis sebuah buku kecil yang berjudul Platform Presiden 2004 untuk menjadi pedoman presiden. Namun, tidak ada yang merespon buku tulisan Kwik Kian Gie itu.

Kwik Kian Gie pun mencoba kembali untuk menulis dengan tema yang sama. Namun hasilnya masih sama seperti yang dirasakan pada tahun 2004. Kemudian ketika dirinya mencoba menulis buku kembali untuk pedoman presiden 2019 nanti, Prabowo Subianto menaruh perhatian pada bukunya itu.

"Ternyata Pak Prabowo mempunyai perhatian yang begitu besar dan intensif, dibaca satu persatu, ini saya diajak diskusi," kata Kwik Kian Gie di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (19/7/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ma'ruf Amin Tetap Jadi Ketua, MUI Diklaim Tak Bergejolak

Ma'ruf Amin Tetap Jadi Ketua, MUI Diklaim Tak Bergejolak

News | Selasa, 18 September 2018 | 15:41 WIB

KPU Minta Peserta Pilpres 2019 Bawa 50 Pendukung saat Penetapan

KPU Minta Peserta Pilpres 2019 Bawa 50 Pendukung saat Penetapan

News | Selasa, 18 September 2018 | 15:35 WIB

Dilarang Mundur oleh Jokowi, Ini Janji Johan Budi Saat Kampanye

Dilarang Mundur oleh Jokowi, Ini Janji Johan Budi Saat Kampanye

News | Selasa, 18 September 2018 | 14:01 WIB

Catat! Polisi dan Tentara Dilarang Selfie dengan Peserta Pemilu

Catat! Polisi dan Tentara Dilarang Selfie dengan Peserta Pemilu

News | Selasa, 18 September 2018 | 11:16 WIB

300 Ribu Aparat TNI-Polri Bersiap Amankan Pemilu 2019

300 Ribu Aparat TNI-Polri Bersiap Amankan Pemilu 2019

News | Selasa, 18 September 2018 | 10:31 WIB

Terkini

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB