Sistem SKB Diubah, BKN Pastikan Tak Ada Kecurangan Seleksi CPNS

Bangun Santoso | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 19 September 2018 | 16:05 WIB
Sistem SKB Diubah, BKN Pastikan Tak Ada Kecurangan Seleksi CPNS
Ilustrasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) memainkan angklung seusai mendengarkan kuliah umum Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (27/3).

Suara.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan tidak akan terjadi kecurangan selama proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Pasalnya, BKN telah merubah sistem Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menjadi lebih transparan.

Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan BKN Mohammad Ridwan mengatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, pada 2018 ini, BKN telah merubah sistem SKB dengan melakukan tes melalui CAT. Sehingga, berbagai bentuk kecurangan bisa dihilangkan.

"Tahun lalu ada wawancara dan sebagainya, saya pertegas tahun ini sesuai Permen PAN-RB Nomor 3 Tahun 2018, SKB harus pakai CAT terutama untuk di daerah," kata Ridwan saat ditemui di Gedung BKN, Jakarta Timur, Rabu (19/9/2018).

Sementara, untuk SKB di tingkat pusat masih dimungkinkan untuk tidak menggunakan CAT. Pasalnya, ada beberapa instansi yang proses seleksinya akan sangat menyulitkan jika dilakukan menggunakan komputerisasi.

"Misal pawang anjing di BNN itu tesnya enggak bisa pake CAT dong. Sementara untuk daerah tidak ada lagi wawancara dan lainnya kecuali dengan CAT itu," Ridwan menjelaskan.

Dengan adanya perubahan sistem seleksi itu, peluang bagi para oknum berbuat nakal dengan memanipulasi nilai bisa dihilangkan. Ridwan pun optimis, tidak ada lagi celah untuk menghalalkan segala cara agar bisa lolos seleksi CPNS.

"Bismillah, tidak ada lagi (kecurangan). Kalau sistemnya sudah seperti itu mau curang gimana lagi," imbuh dia.

Untuk informasi, BKN telah membuka situs resminya https://sscn.bkn.go.id untuk publik pada Rabu (19/9/2018) pukul 13.00 WIB. Meskipun telah dibuka, para pelamar belum bisa mendaftarkan diri secara online. Untuk sementara situs itu hanya memuat informasi formasi dan persyaratan CPNS. Sementara untuk pendaftaran online baru bisa dilakukan paling cepat pada 26 September mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Situs SSCN CPNS Masih Sulit Diakses? Lakukan Ini

Situs SSCN CPNS Masih Sulit Diakses? Lakukan Ini

News | Rabu, 19 September 2018 | 15:57 WIB

BKN Siapkan Tim untuk Menangkal Jimat Peserta Ujian CPNS

BKN Siapkan Tim untuk Menangkal Jimat Peserta Ujian CPNS

News | Rabu, 19 September 2018 | 15:18 WIB

Catat! Begini Alur Pendaftaran CPNS 2018

Catat! Begini Alur Pendaftaran CPNS 2018

News | Rabu, 19 September 2018 | 14:58 WIB

Tunjangan Lebih Gede, 4 Kementrian Ini Paling Diburu Pelamar CPNS

Tunjangan Lebih Gede, 4 Kementrian Ini Paling Diburu Pelamar CPNS

News | Rabu, 19 September 2018 | 14:14 WIB

Dari 525, Baru 16 Instansi yang Laporkan Informasi CPNS ke BKN

Dari 525, Baru 16 Instansi yang Laporkan Informasi CPNS ke BKN

News | Rabu, 19 September 2018 | 13:05 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB