Kualitasnya Terbaik, Ikan Cupang Slipi Tembus Ekspor 2 Benua

Ade Indra Kusuma, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 21 September 2018 | 00:15 WIB
Kualitasnya Terbaik, Ikan Cupang Slipi Tembus Ekspor 2 Benua
Pengusaha ikan cupang [Suara.com/Chyntia]

Suara.com - Ikan cupang hias asal Slipi, Jakarta Barat berhasil menembus ekspor hingga ke dua benua. Kualitas ikan cupang asli Indonesia ini pun sudah dikenal hingga dunia internasional.

Salah satu pembudidaya cupang Asep Syarifuddin mengatakan, ia telah memulai bisnis ikan cupang sejak 1973. Setelah mantap menekuni bisnis ikan cupang, barulah pada 1987 ia membawa ikan cupang hasil perkawinan silang ke Singapura.

"Dulu awalnya cupang dikawinkan silang sampai ketemu spesies baru, pas 1987 dibawa ke konferensi di Singapura dan itu jadi pertama kali ikan cupang dijual ke luar negeri," kata Asep kepada Suara.com saat ditemui di Gerai Cupang Kewirausahaan Terpadu, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (20/9/2018).

Sejak saat itu, Asep rutin ekspor ikan-ikan cupang ke luar negeri. Ikan Cupang asal Indonesia diyakini memiliki kualitas terbaik dan diburu oleh para pecinta ikan hias mancanegara.

Dalam satu bulan, Asep berhasil ekspor sebanyak kurang lebih 750 ekor ikan cupang ke benua Afrika dan Amerika. Harga seekor ikan cupang pun bervariatif, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 60 ribu.

Sementara, untuk ikan cupang dengan kualitas terbaik dan keunikan siripnya, Asep baru bisa menjual kurang lebih 20 ekor per bulan. Ikan Cupang unik itu dihargai USD250 atau setara Rp 3,5 juta.

"Ikan Cupang Indonesia jelas kualitas terbaik. Bukaan siripnya itu terbuka sempurna, cantik dan indah. Beda sama negara lain," ungkap Asep.

Bahkan, Asep pun telah menciptakan 3 spesies baru ikan cupang dan sudah mendapatkan hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM. Ketiga jenis cupang itu antara lain jenis King Crown Tail, Halfmoon Giant dan Bletong Tiger.

Untuk jenis Bletong Tiger ia menjualnya seharga Rp 1,25 juta dan jenis Halfmoon Giant Asel menjualnya seharga Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu. Sementara untuk jenis King Crown Tail ia pernah menjualnya hingga seharga puluhan juta.

baca juga

"Pas 1991 kalau enggak salah, jenis baru King Crown Tail itu saya jual Rp 22 juta. Ada yang beli pengusaha Indonesia. Waktu itu cuma ada 4 ekor saja," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Spesies Baru Ini Merupakan Hasil Eksperimen Manusia

8 Spesies Baru Ini Merupakan Hasil Eksperimen Manusia

Tekno | Kamis, 20 September 2018 | 20:00 WIB

Pemprov DKI Siap Beli Mahal Ikan Cupang Spesies Baru

Pemprov DKI Siap Beli Mahal Ikan Cupang Spesies Baru

News | Kamis, 20 September 2018 | 19:23 WIB

Budidaya di Indonesia, Ikan Cupang Spesies Baru Diklaim Malaysia

Budidaya di Indonesia, Ikan Cupang Spesies Baru Diklaim Malaysia

News | Kamis, 20 September 2018 | 18:25 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×