Gara-gara 'Potong Bebek Angsa', PSI Polisikan Fadli Zon

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 25 September 2018 | 10:49 WIB
Gara-gara 'Potong Bebek Angsa', PSI Polisikan Fadli Zon
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berencana melaporkan Wakil Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon ke polisi. Rencana laporan itu dipicu lagu 'Potong Bebek Angsa'. Juru bicara PSI, Rian Ernest akan melaporkannya ke Mabes Polri, Selasa (25/9/2018) siang ini.

Rian membenarkan pelaporan itu akan dilaksanakannya pada pukul 14.00 WIB. Hal ini bermula dari Fadli Zon yang mengubah lirik lagu 'Potong Bebek Angsa'.

Tidak itu saja, Fadli Zon juga sempat mengunggah sebuah video yang menampilkan beberapa orang melakukan tarian sambil menyanyikan lagu 'Potong Bebek Angsa' dengan menggunakan unsur PKI di dalamnya.

"Dapat diartikan bahwa pemerintah yang sekarang atau capres-cawapres yang sekarang adalah memiliki unsur PKI," kata Rian kepada Suara.com, Selasa (25/9/2018).

Rian mengkhawatirkan postingan Fadli Zon itu nantinya malah memperkeruh situasi Pilpres 2019 yang kini mulai memanas.

Oleh sebabnya, dirinya sebagai perwakilan dari PSI akan segera melaporkan Fadli ke pihak kepolisian.

"Postingan twit Fadli Zon di Twitter itu berisi lirik atau kata-kata yang dapat menimbulkan keonaran," ujar dia.

Diketahui, Fadli Zon menyebar tautan video yang memperlihatkan sejumlah orang berjoget mengikuti lagu anak-anak 'Potong Bebek Angsa' yang liriknya telah diganti.

Fadli Zon mengunggah tautan video tersebut ke akun Twitter miliknya, @fadlizon pada Jumat (21/9/2018). Dalam video tersebut, terdengar lagu 'Potong Bebek Angsa' yang memuat tudingan terkait PKI (Partai Komunis Indonesia).

baca juga

Berikut lirik plesetan lagu Potong Bebek Angsa dalam video yang diunggah Fadli Zon tersebut:

Potong bebek angsa masak di kuali//gagal urus bangsa maksa dua kali//fitnah HTI fitnah FPI//ternyata mereka lah yang PKI//fitnah HTI fitnah FPI//ternyata mereka lah yang PKI.

Potong bebek angsa masak di kuali//gagal urus bangsa maksa dua kali//takut diganti Prabowo-Sandi//Tralalalala lala//takut diganti Prabowo-Sandi//Tralalalala lala//Allahu Akbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Kampanye Disindir Politisi PSI, Sandiaga: Sangat Masuk Akal

Dana Kampanye Disindir Politisi PSI, Sandiaga: Sangat Masuk Akal

News | Senin, 24 September 2018 | 22:33 WIB

Buni Yani Mau Bikin Paguyuban Korban Kriminalisasi Era Jokowi

Buni Yani Mau Bikin Paguyuban Korban Kriminalisasi Era Jokowi

News | Senin, 24 September 2018 | 21:18 WIB

Gara-gara Duit Kampanye, Gerindra dan PSI Perang Twit

Gara-gara Duit Kampanye, Gerindra dan PSI Perang Twit

News | Senin, 24 September 2018 | 19:18 WIB

Tsamara Amany: Jangan Hina Orang Kampung, Fadli Zon

Tsamara Amany: Jangan Hina Orang Kampung, Fadli Zon

News | Senin, 24 September 2018 | 19:00 WIB

Video Goyang Bebek PKI, PSI Akan Laporkan Fadli Zon ke Polisi

Video Goyang Bebek PKI, PSI Akan Laporkan Fadli Zon ke Polisi

News | Senin, 24 September 2018 | 18:26 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×