Tim Prabowo: Sandiaga Bisa Rebut Suara Milenial dan Emak - emak

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 26 September 2018 | 19:57 WIB
Tim Prabowo: Sandiaga Bisa Rebut Suara Milenial dan Emak - emak
Sandiaga Uno seusai dirinya dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) oleh Rektor UMP Dr Syamsuhadi Irsyad MH, Selasa (25/9/2018). [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan elektabilitas Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih unggul dengan 57,0 persen. Sedangkan penantangnya, Capres Prabowo Subianto hanya 31,3 persen.

Menangapi hal tersebut, Wakil Ketua Tim Pemenangan Prabowo - Sandiaga Salahuddin Uno, Mardani Ali Sera, menanggapi positif elektabilitas tersebut.

"Elektabilitas Pak Jokowi hampir 57 persen dan pak Prabowo di 32 persen, buat kami ini bagus, naiknya tinggi," ujar Mardani Jalan Cikini V, No 15A, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).

Dari enam citra personal Capres yang ditanyakan ke calon pemilih oleh tim Indikator Politik Indonesia, Jokowi unggul lima dan Prabowo satu.

Jokowi dinilai lebih perhatian pada rakyat. Jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi, mampu mengatasi permasalah bangsa, mampu memimpin Indonesia dan relijius.

Sedangkan Prabowo hanya menang tegas dari Jokowi.

"Menariknya dari enam kategori personal Pak Jokowi menang lima, Pak Prabowo menang satu," kata dia.

Meski demikian masuknya Sandiaga akan menambah kekuatan baru untuk Prabowo. Ini terbukti dari hasil survei Indikator Politik Indonesia.

Sandiaga unggul dari Cawapres Maruf Amin dari segi perhatian pada rakyat, tegas dan berwibawa, mampu mengatasi permasalah bangsa, dan mampu memimpin Indonesia.

baca juga

Maruf Amin hanya menang jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi, hingga lebih religius dari Sandiaga.

"Pak Sandi menang empat, Pak Kiai Maruf Amin dua. Itu terkonfirmasi pas Pak Sandiaga masuk, angkanya tiga persen," kata dia.

Lebih jauh, Ketua DPP PKS ini mengatakan survei Indikator Politik Indonesia dilakuakan pada 1-6 September 2018, atau sebelum KPU menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

Ia optimistis elektabilitas Prabowo-Sandiaga akan meningkat.

"Eforia masyarakat pada Sandi luar biasa, kami melihat salah satu senjata rahasia Pak Prabowo adalah Sandiaga ke generasi milenial dan kaum emak-emak militan. Dua ini luar biasa," jelas Mardani.

Mardani berhararap Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi mau melakukan survei lanjutan setelah kedua pasangan calon melakukan sosialisasi ke masyarakat.

"Nanti mungkin bisa survei berikutnya akan beda. Sandiaga pada 1-6 September belum ada gerakan. 10 Agustus kita deklarasi dan penerapannya 23 September kemarin. Sehingga peluang efek Sandiaga naik ini luar biasa," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yenny Wahid Dukung Jokowi Menjawab Kegalauan Nahdliyin

Yenny Wahid Dukung Jokowi Menjawab Kegalauan Nahdliyin

News | Rabu, 26 September 2018 | 19:40 WIB

Skandal Selingkuh, Sandiaga Uno: Saya Tak Baper, Tapi Itu Fitnah

Skandal Selingkuh, Sandiaga Uno: Saya Tak Baper, Tapi Itu Fitnah

News | Rabu, 26 September 2018 | 19:15 WIB

Yenny Wahid Masuk, Kubu Jokowi: Lengkap Sudah Dukungan NU

Yenny Wahid Masuk, Kubu Jokowi: Lengkap Sudah Dukungan NU

News | Rabu, 26 September 2018 | 18:51 WIB

Yenny Wahid Dukung Jokowi, Maruf Amin: Terima Kasih

Yenny Wahid Dukung Jokowi, Maruf Amin: Terima Kasih

News | Rabu, 26 September 2018 | 18:19 WIB

Terkini

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:14 WIB

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

×